RAGAM

Perekrutan Teko Malaka Harus Dilakukan Secara Terbuka

BETUN, Kilastimor.com-Perekrutan dan penetapan Tenaga Kontrak (Teko) melalui SK Bupati supaya tidak tebang pilih. Pemerintah harus cerdas mengakomodir teko yang memiliki kompetensi dan keahlian guna membantu tugas-tugas pemerintah. Supaya fair, pemerintah harus meminta kajian dan pertimbangan SKPD sebelum menetapkan SK Teko. Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Malaka, Hendrik Fahik Taek kepada wartawan di Betun, Jumat (15/1).

Hendrikus Fahik

Hendrikus Fahik

Pihaknya kata dia, mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah merekrut teko untuk melancarkan tugas dan program pemerintah terutama pekerjaan disetiap SKPD. Namun dia berharap agar pemerintah dalam menetapkan teko harus cerdas dan sesuai kompetensi yang dimiliki. Kebutuhan SKPD yang harus jadi panglima karena mereka sebagai pengguna tenaga” ” Sesuai dokumen APBD 2016, Malaka masih merekrut teko 1.800 orang.

Jadi pemerintah harus bekerja secara baik merekrut teko yang disesuaikan kebutuhan daerah. Jangan asal pasang dan bisamerugikan daerah “Kita juga mendukung supaya pemerintah merekrut tenaga-tenaga yang meiliki keahlian dibidangnya guna mendukung pekerjaan teknis di SKPD. Jangan asal pasang apalagi sifatnya tebang pilih sesuai dukungan politik,” tuturnya.

“Kita sarankan kalau bisa para teko direkrut secara terbuka dengan kriteria yang ditentukan supaya semua anak Malaka bersaing mendapatkan kesempatan itu. Proses perekrutannya juga harus dilakukan secara terbuka dan transparan. Sudah saatnya Malaka melakukan terobosan baru dengan membuka ruang kepada semua warga untuk bersaing secara sehat,” pungkasnya. (oni)

Baca Juga :   Proyek Tiga RKB SDK Kabukalaran Diduga Bermasalah. Inspektorat dan Aparat Hukum Harus Bertindak
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top