EKONOMI

Petani Malaka Harus Cerdas Membaca Musim

BETUN, Kilastimor.com-Petani Malaka harus pandai membaca musim. Kalau musim hujan kurang maka harus mengalihkan usaha pertanian yang membutuhkan sedikit air. Kalau dipaksakan untuk bersawah dan berkebun, maka usaha petani bisa bangkrut dan mengalami kegagalan. Hal itu disampaikan Anggota Komis II DPRD Malaka, Ronaldo Asury kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (29/1).

Ilustrasi Budi Daya Bayam

Ilustrasi Budi Daya Bayam

“Petani harus cerdas mengamati perubahan musim dimana ada kecenderungan tidak turun hujan pada musim tanam. Petani perlu mempertimbangkan membuka usaha pertanian lain seperti mengembangkan tanaman holtikultura dan pengembangan budidaya ikan air tawar serta usaha peternakan lainnya. Langkah ini yang perlu ditempuh kalau petani mau hidup,” jelasnya.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kecenderungan dimana kekurangan hujan sehingga menurunnya debit air untuk kebutuhan irigasi. Petani perlu melihat usaha pertanian dengan membangun usaha pertanian yang membutuhkan sedikit air. Pemerintah melalui petugas pertanian di lapangan perlu melakukan pemetaan dan pendampingan bagi petani yang mau beralih pola tanam atau usaha pertanian lain. Jangan paksa kalau memang air kurang. Ini fakta yang kita alami setiap tahun sehingga kita harus cerdas membaca peluang termasuk beralih usaha pertanian yang membutuhkan sedikit air,” tandasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top