RAGAM

Sekjen Demokrat Takjub dengan Motif Kain Adat NTT

KUPANG, Kilastimor.com-Budaya di Indonesi terus tergerus. Untuk mengembailikan nilai-nilai budaya yang mulai luntur seiring pesatnya perkembangan zaman saat ini, membuat DPP Partai Demokrat menggagas dibuatnya pekan budaya, untuk melestarikan beragam budaya Indonesia, yang terancam punah.

Jajaran Pengurus DPP, DPD dan DPC Partai Demokrat pose bersama dalam acara Natal dan Tahun Baru bersama 2016

Jajaran Pengurus DPP, DPD dan DPC Partai Demokrat pose bersama dalam acara Natal dan Tahun Baru bersama 2016

Sekjen DPD Partai Demokrat, Hinca Panjaitan dalam sambutannya pada kegiatan Natal Bersama Nasional, Partai Demokrat yang berlangsung Restaurant Grand Mutiara, Sabtu (16/1) mengatakan, bangsa Indonesia terbentuk berdasarkan Nilai-Nilai Budaya. Dan budaya juga berperan sebagai perekat bangsa. Hal ini disadari betul oleh Partai Demokrat, sehingga muncul gagasan untuk melestarikan budaya-budaya di Indonesia, dengan menggelar pekan budaya.

“Ketika tiba di Kupang saya dikalungkan sebuah kain adat yang sangat bagus, dan saya dibuat takjub dengan keindahan motifnya. Saya juga melihat para penari yang memeriahkan kegiatan natal ini dengan pakaian motif daerah yang mempesona. Ketika saya tanyakan kepada Ketua DPD Demokrat NTT, dia menyebutkan bahwa pakaian yang dikenakan benar-benar asli motif NTT, dan saya benar kagum dengan beragam motif busana daerah asli NTT,” Kata Hinca.

Menurutnya, aneka budaya yang beragam ini harus dikenali di seluruh Indonesia, dan diharapkan dalam pekan budaya nantinya, budaya-budaya NTT harus diprioritaskan tampil dalam kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu, Hinca juga berterima kasih kepada rakyat NTT, atas dukungannya kepada Partai Demokrat sehingga pada pemilu legislatif lalu, partai demokrat mempunyai dua utusan di DPR RI, serta 68 DPRD Kabupaten/Kota.

“Kegiatan Natal ini sebagai bentuk terima kasih kepada masyarakat NTT. Kami berharap masyarakat terus mendukung Partai Demokrat karena partai ini akan selalu berjuang untuk rakyat. Saya mendengar kabar bahwa Kota Kupang yang merupakan ibukota Provinsi NTT, tapi pelayanan listriknya sama seperti kunjungan dokter yaitu tiga kali sehari atau tiga kali padam sehari.
Setelah kembali dari sini kami akan menyampaikan masalah ini kepada pemerintah pusat agar masalah ini segera tertangani,” Kata Hinca .

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Bersama Nasional, Hanan Suharto dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Natal bersama di NTT, merupakan rangkaian Natal bersama yang dilakukan DPP partai Demokrat. Kegiatan Natal yang dilakukan di Kota Kupang merupakan kegiatan Natal bersama untuk wilayah Indonesia bagian timur, meliputi Provinsi Papua, NTB, dan Maluku. Dipilihnya Kota Kupang sebagai penyelenggara oleh DPP demokrat, karena Kota Kupang merupakan salah satu basis umat kristen di Indonesia.

Dalam kegiatan Natal bersama itu, Hadir Pula Ketua DPD Demokrat NTT, Jhoni Kaunang, Wakil Wali Kota, Hermanus Man, Anggota DPR RI, Jefri Riwu Kore dan Benny K. Harman. Kegiatan Natal itu juga berlngsung cukup meriah tamu undangan lebih dari dua ribu yang memadati tempat kegiatan. (rif)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top