RAGAM

SK 116 Teko RSUP Belum Diperpanjang, PNS Ditambah Jam Kerja

BETUN, Kilastimor.com-Sebanyak 116 Teko yang bertugas di RSUP Betun hingga kini belum diperpanjang SK Kontraknya, oleh Pemerintah Kabupaten Malaka. Untuk mengisi kekosongan dan kekurangan tenaga yang bertugas, manejemen RSUP melakukan penambahan jam kerja bagi tenaga PNS yang bertugas ditempat lembaga kesehatan itu.
Hal itu disampaikan Direktur RSUP Betun, Frida Fahik menjawab pertanyaan wartawan, Selasa pagi tadi, terkait pelayanan di RSUP selama bulan januari tahun ini.

Frida Fahik

Frida Fahik

“Kita tidak mewajibkan 116 teko di RSUP untuk bertugas seperti biasanya, karena memang masa kerja teko sudah selesai 31 Desember. Kita juga tidak melarang teko yang sudah purna tugas itu, untuk bekerja secara sukarela. Kebijakan kita jelas, yakni menunggu SK Bupati terkait teko. Prinsipnya kita hanya menunggu hingga SK itu diterbitkan,” terangnya.

“Untuk mengatasi kekurangan tenaga yang bertugas, kita mengoptimalkan tenaga PNS yang bertugas di RSUP. Kita tambahkan jam kerja bagi semua tenaga PNS supaya bisa memberikan pelayanan yang optimal di RSUP. Kebijakan itu harus kita ambil supaya tidak mengurangi kualitas pelayanan kita di rumah sakit,” timpalnya.

Prinsipnya, pelayanan rumah sakit tetap optimal, sambil menunggu keputusan dan kebijakan pemerintah terkait pemetapan SK teko di RSUP Betun. (oni)

Baca Juga :   BNNK Belu akan Hadirkan Pagelaran Seni di Mota'ain Perbatasan RI-RDTL
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top