RAGAM

Inspektorat Diminta Periksa Pimpinan SKPD Nakal. Total Silpa Malaka Rp 152 Miliar

BETUN, Kilastimor.com-Pimpinan Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) yang nakal, dan memberikan kontribusi bagi adanya Silpa di Malaka harus diperiksa Inspektorat. Secara hukum dana silpa yang ditimbulkan karena kelalaian SKPD, harus dipertanggungjawabkan pimpinan SKPD, karena dikaregorikan korupsi.
Hal itu disampaikan Kabag Ekonomi Setda Malaka, Jhon Bernando Seran dalam rapat evaluasi pembangunan 2015 dan rencana kegiatan 2016 di Kantor Bupati Malaka, Sabtu (23/1).

Logo Pemkab Malaka

Logo Pemkab Malaka

Dana Silpa Kabupaten Malaka tahun 2015 sebesar Rp 152 miliar. Dilihat dari aspek hukum termasuk kasus korupsi. Pimpinan SKPD harus bertanggung jawab terhadap masalah itu. “Saya minta kepada inspektorat segera memeriksa, melakukan teguran dan hukuman disiplin bagi pimpinan SKPD yang tidak mencairkan uangnya,” papar dia.

Pada kesempatan yang sama, Penjabat Bupati Malaka, Donatus Bere mengatakan pihaknya tidak bermaksud menjerat pimpinan SKPD ke ranah hukum, namun sifatnya untuk perbaikan kinerja. “Kita yang dipercaya harus mengelola uang yang ada dengan hati. Bagaimanapun ini uangnya rakyat sehingga kalau sudah dialokasikan dan dianggarkan dalam APBD maka harus direalisasi, sehingga tidak merugikan masyarakat. Ini uangnya rakyat sehingga kalau sudah dianggarkan maka harus segera direalisasi sehingga tidak merugikan rakyat,” tandasnya. (oni

Baca Juga :   Baru Satu Peserta Tes CPNS yang Lulus di Malaka
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top