RAGAM

Warga Botin Leobele Serahkan Tanah untuk Bangun SMPN

BETUN, Kilastimor.com-Warga Tiga Desa di Kecamatan Botin Leobele masing-masing Desa Babotin, Botin Maemina dan Desa Babotin Selatan menyerahkan tanah seluas dua hektare di Taerab-Desa Babotin, kepada Pemkab Malaka dijadikan lokasi pembangunan SMP Babotin. Penyerahan tanah itu akan diserahkan kepada pemerintah sebagai dasar penerbitan Izin operasional sekolah oleh pemerintah.
Hal itu disampaikan Camat Botin Leobele, Raymundus Berek kepada wartawan di Sarinah-Kecamatan Botin Leobele, Sabtu (23/1).

Tokoh Masyarakat dan tiga kades paparnya, sudah menyerahkan tanah 2 hektar di Taeerab kepada pemkab melalui camat disaksikan seluruh tokoh adat dari ketiga desa itu. Seluruh elemen masyarakat di tiga desa itu memiliki komitmen yang kuat untuk memiliki sekolah negeri di wilayah itu. Ini aspirasi murni masyarakat dan pemerintah di Kecamatan hanya memfasilitasi niat baik masyarakat

“Dokumen penyerahan sudah ditandatangani ketiga kepala desa dan disaksikan tokoh masyarakat di tiga desa itu. Dalam waktu dekat dokumen penyerahan tanah itu akan diserahkan kepada pemerintah melalui Dinas PKPO Malaka untuk diproses lebih lanjut” sebutnya.

Ketua Suku Soan Biru di Desa Babotin, Karlus Bais kepada wartawan mengatakan sangat mendukung kegiatan penyerahan tanah itu. Penyerahan tanah merupakan bukti bahwa ketiga desa di wilayah Kecamatan Botin Leobele sangat merindukan sekolah negeri di wilayah itu, demi pendekatan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. “Kita berharap melalui penyerahan tanah, pemerintah bisa mempercepat pemberian izin operasional sekolah SMPN Babotin untuk mendekatkan layanan pendidikan bagi masyarakat di wilayah itu,” bilangnya. (oni)

Baca Juga :   Picking Out Swift Plans Of bid4papers review
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top