RAGAM

1 Maret, Teko Malaka Harus Diumumkan. Bupati: Kita Perhatikan Usulan DPRD

BETUN, Kilatimor.com-Pemerintah harus segera mengumumkan 1.800 Tenaga Kontrak (Teko) daerah yang direkrut per 1 Maret 2016, agar segera bekerja. Kalau ditunda, maka pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat terganggu.
Permintaan itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Malaka, Doddy Tei Seran saat melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah di Betun, Sabtu (29/2).

Bupati Malaka bersama hadiri sidang yang dipimpin Ketua dan Wakil Ketua DPRD Malaka, Senin pagi tadi.

Bupati Malaka bersama hadiri sidang yang dipimpin Ketua dan Wakil Ketua DPRD Malaka, Senin pagi tadi.

Saat ini bilangnya, kantor Dispenduk Malaka mati suri dan tidak ada pelayanan sama sekali. Untuk urus surat kartu keluarga saja tidak ada pelayanan, dengan alasan tenaga teknisnya keluar karena pemerintah belum tanda tangan SK Teko. Silahkan pemerintah tentukan siapa yang mau direkrut, asalkan bisa mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Kalau ditunda terus paparnya, maka pelayanan macet dan rakyat sendiri yang susah.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dihadapan sidang paripurna mengatakan akan memperhatikan permintaan dewan. “Saya minta kepada Sekda supaya segera mengeluarkan SK teko bagi mereka yang bertugas seperti pengemudi, petugas kebersihan, kesehatan. SK-nya dipisah sesuai kebutuhan pemerintah. Kita akan perhatikan masalah ini secara serius supaya pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan baik dan lancar,” tandasnya. (boni)

Baca Juga :   Bria Seran: Kalau Kami Terpilih, Tanggul DAS Benenain Dibangun
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top