RAGAM

Air Hujan Masih Menggenangi Pemukiman dan Fasum

BETUN, Kilastimor.com-Hujan yang berkepanjangan sejak Selasa (23/2) siang hingga sore hari, masih memberikan dampak yang besar bagi masyarakat. Pemukiman penduduk, sarana umum seperti sekolah dan kantor desa masih digenangi air, sehingga sangat mengganggu kegiatan pelayanan dan aktivitas pendidikan di wilayah itu.

Rumah warga di Motaulun tergenang air hujan.

Rumah warga di Motaulun tergenang air hujan.

Seperti disaksikan wartawan media ini, sejak pukul 10.00 WITA pagi tadi air hujan masih mengalir dari wilayah Desa Kleseleon, Kecamatan Weliman menuju dua Desa di Kecamatan Malaka Barat yakni Desa Motaulun dan Desa Naas. Terlihat konsentrasi air masih menumpuk di pemukiman penduduk di Desa Motaulun seperti di Dusun Lookmi dan Dusun Kleik.

Masih sesuai pantauan media ini, kedua dusun itu seperti kolam ikan raksasa dan ditenganya terlihat rumah penduduk. Konsentrasi air hujan masih terjadi didepan rumah Kepala BPP Kecamatan Weliman, Matheus Mangu menuju rumah jabatan Kades Motaulun di Dusun kleik. Air di wilayah itu hanya tergenang di pemukiman karena tidak ada saluran permanen sepanjang jalan itu.

Kondisi yang parah terjadi Kantor Desa Motaulun, sebagian SMA Swasta Ratu Rosari Motaulun, dan SDK Harewe, Kleik. Semua halamannya terendam air hujan sedalam 50 cm lebih.

Maternus Sasi, warga Dusun Kleik kepada wartawan membenarkan hal itu. “Kemarin waktu hujan daerah sini seperti air bah saja. Air tidak bisa mengalir karena saluran yang ada sangat kecil dan tidak bisa menampung debit air hujan yang besar. Gorong-gorong didepan SDK Harewe hanya satu buah namun kecil sehingga tidak bisa mengalirkan air secara optimal. Kita berharap ada solusi dari pemerintah mengatasi persoalan ini sehingga memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang bermukim disini,” tandasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top