RAGAM

Alpa di Musrembangcam, DPRD Belu Berdalih Lobi Anggaran di Jakarta

ATAMBUA, Kilastimor.com-DPRD Belu memanfaatkan massa konsultasi sejak bulan Januari hingga Maret TA 2016 untuk melobi bantuan anggaran pemerintah pusat, guna mendukung kemajuan program pembangunan di wilayah Kabupaten Belu.

Januaria Awalde Berek

Januaria Awalde Berek

Ketua DPRD Belu, Januaria Awalde Berek, agenda kerja DPRD Belu tersebut telah dilaksanakan selama satu pekan lalu, dimana bertepatan dengan minggu pertama musyawarah rencana pembangunan tingkat kecamatan (Musrembangcam).

“Sesuai agenda kerja DPRD Belu, terhitung Januari sampai Maret kita melakukan konsultasi. Sehingga selama pekan lalu seluruh Komisi DPRD melakukan konsultasi sekaligus lobi bantuan APBN ke DPR RI serta Kementerian terkait, untuk mendukung percepatan pembangunan di Belu,” ujar Berek saat ditemui media, Senin (29/02/2016).

Diakuinya, Kementerian yang didatangi DPRD Belu antara lain, Kemendagri, Kemenaker, Kemendikbud, Kemenkes dan Kementerian Perikanan dan Kelautan. Adapun salah satu masalah yang dikonsultasi pekan lalu terkait dengan bantuan dana tunsus bagi para guru di wilayah Kabupaten Belu.

“Tujuan kita supaya, kedepannya semua guru di wilayah Belu menerima bantuan dana Tunsus, karena letak Belu yang berbatasan langsung dengan Timor Leste,” ujar dia.

Dituturkan, ada juga laporan resmi hasil konsultasi dari komisi terkait soal wilayah Belu akan dibantu cool box dari Kementerian Perikanan dan Kelautan. Namun demikian dirinya belum mendapatkan laporan secara resmi. “Kita belum tahu pasti kapan bantuan ini akan disalurkan kepada dinas teknis terkait,” sebut Berek.

Dikatakan, konsultasi yang dilakukan seluruh anggota DPRD Belu ke Jakarta yang dilakukan pekan lalu sangat penting, mengingat menangkap peluang sebelum dilakukannya sidang perubahan APBN tahun 2016. Pasalnya, ada banyak kegiatan pembangunan yang tidak bisa tercover oleh APBD karena keterbatasan dana.

“Kita lobi awal ke pusat sebelum perubahan anggaran sehingga bisa menutupi kekurangan APBD untuk membiayai pembangunan masyarakat Belu,” tandas dia.

Ketika disinggung soal ketidakhadirian seluruh anggota DPRD Belu dalam rapat Musrenbangcam pada awal pekan lalu di beberapa Kecamatan, Berek jelaskan bahwa secara lembaga pihaknya belum menerima informasi dari pemerintah daerah mengenai pelaksanakan agenda yang membahas nasib rakyat Belu dimaksud.

“Kalau ada undangan kami akan hadir, tapi kalau tidak ada undangan maka kami akan jalankan tugas lain yang sudah ada dalam agenda kerja kami. Tentunya anggota akan hadir dalam musrembangcam, apabila ada undanga tapi tidak semuanya karena ada agenda kerja DPRD lain yang penting dilaksanakan karena itu juga demi kepentingan masyarakat Belu,” pungkas Berek. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top