HUKUM & KRIMINAL

Amankan Dokumen, Kajari Soe Pimpin Penyitaan Dokumen di Bagian Umum Setda TTS

SOE, Kilastimor.com-Penanganan kasus dugaan korupsi dana konsumsi yang dikelola Bagian Umum Setda TTS memasuki tahap penyidikan, setelah sebelumnya dilakukan penyelidikan. Untuk mendalami kasus itu, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. Senin (1/2/2016) penyidik yang berjumlah 3 (tiga) bersama 2 (dua) orang staf kejaksaan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri SoE Oscar Douglas Riwu melakukan penyitaan terhadap sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan dana konsumsi.

Kajari Soe pimpin penyitaan dokumen dana konsumsi di Bagian Umum Setda TTS.

Kajari Soe pimpin penyitaan dokumen dana konsumsi di Bagian Umum Setda TTS.

Kejari Oscar kepada awak media disela-sela penyitaan dokumen dikantor Bupati TTS, Senin (1/2/2016) mengatakan, penyidik melakukan penyitaan terhadap sejumlah dokumen asli bertujuan untuk mecocokan dengan beberapa dokumen yang sebelumnya sudah diserahkan oleh Bagian Umum Setda TTS pada saat Pulbaket. Tujuan berikutnya adalah untuk mengamankan dokumen asli tersebut dari adanya upaya-upaya untuk menghilangkan dokumen yang sangat penting dalam penyidikan kasus tersebut.

“Kita amankan dokumen yang asli agar tidak ada upaya untuk menghilangkan dokumen asli. Berikutnya adalah untuk mencocokan antara dokumen yang foto coppy dengan yang asli karena selama penyelidikan mereka kasih dokumen yang foto coppy,” jelas Kejari Oscar.

Lebih lanjut kata Kejari asal Sabu ini mengatakan, dokumen yang perlu disita adalah dekumen yang berkaitan dengan biaya makan minum (Konsumsi) yang asli mulai dari dokumen perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawabannya.
“Dokumen yang mau sita adalah dokumen yang berkaitan biaya makan minum yang asli tahun anggaran 2013-2014 mulai dari perencanaan, pelaksanaannya hingga pertanggungjawabannya,” terang Oscar.
Beberapa dokumen yang disita dari ruangan Bagian Umum kata Kejari Oscar adalah dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan dana konsumsi tahun anggaran 2013 dan tahun anggaran 2014 seperti dokumen DPA, RKA,SPJ,SPP sampai SP2D baik dokumen murni maupun dokumen perubahan.

Baca Juga :   Pelayanan Dispendukcapil Malaka Lumpuh

“Yang kita sita adalah dokumen tahun anggaran 2013 dan 2014 seperti DPA,RKA SPJ, SPP dan SP2D serta dokumen lainnya yang berkaitan dengan penggunaan dana konsumsi,” tegas Oscar.

Penyitaan dokumen yang dilakukan penyidik Kejaksaan Ngerii SoE menyita perhatian dari beberapa pegawai Setda TTS terutama pegawai yang bekerja di Bagian Umum.
Hingga pukul 13.00 wita sudah dua boks penuh berisi dokumen. Penyitaan dokumen tersebut dimulai sejak pukul 11.00 wita hingga 13.00 wita. Penyidik memilih untuk break makan siang dan dilanjutkan lagi setelah makan siang usai.

Ada beberapa dokumen yang belum bisa diambil pihak kejaksaan seperti dokumen di bagian Sekretariat Bupati dan di sekretariat Wakil Bupati TTS yang juga perlu disita. Sedangkan untuk dokumen di Bagian Umum Setda TTS ada beberapa dokumen yang belum bisa diambil dan masih perlu untuk dicari keberadaan dokumen tersebut. (pap)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top