EKONOMI

Apindo Ajak Warga Silawan Berwirausaha yang Positif dan Legal

ATAMBUA, Kilastimor.com-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Cabang Belu menggelar kegiatan diskusi group kewirausahaan dalam membangun desa perbatasan, Senin (29/02/2016).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Belu, Timor Barat, Perbatasan RI-RDTL, dihadiri sekiranya 50 peserta yang terdiri dari unsur masyarakat umum, RT/RW serta susun setempat. Juga menghadirkan pemateri Ketua Apindo Belu, Pasi Intel Kodim Belu dan Babinsa Koramil Wedomu.

Ketua Apindo Belu sedang memaparkan materinya.

Ketua Apindo Belu sedang memaparkan materinya.

Ketua Apindo Belu, Agustinus Lise Pio disela-sela acara mengatakan, tujuan dilakukannya kegiatan diskusi group di Desa perbatasan untuk merubah mindset warga dari hidup yang tidak sehat ke hidup yang sehat, khususnya di perbatasan Silawan.
“Kita merubah mindset warga dalam berwirusaha dari negatif ke positif, khususnya bagi warga dan pengusaha yang ada di Desa Silawan,” ujar Pio.

Menurut dia, Desa Silawan berbatasan langsung dengan Timor Leste, tentu ada banyak penilain tentang kehidupan yang negatif dalam berwirausaha. Oleh karena pola pikir warga dan pengusaha yang berwirausaha melakukan aktivitas selundupan harus dirubah sejak dini.
“Mindset warga dirubah dulu, karena apabila mindsetnya sudah bagus, pasti akan menghasilkan hasil yang bagus pula,” sebut Pio.

Dikatakan, Apindo berdayakan kemampuan yang baik mulai dari pertanian, perkebunan dan pariwisata sesuai kondisi yang ada di perbatasan. Jika secara pertanian dan perkebunan yang berlimpah baik, maka Apindo yang menampung dan memasarkan.

“Beberapa warga pengusaha yang ada di Silawan yang fokus usaha, akan kita dampingi. Kita punya tenaga ahli akan melakukan pendampingan terhadap warga pengusaha kedepan jadikan pilot project, karena kalau tidak didampingi maka akan macet,” ucap Pio.

Pio mengajak warga pengusaha agar bekerjasama dalam berwirausaha di perbatasan. Diharapkan agar apa yang dilakukan Apindo dalam melakukan pendampingan terhadap warga pengusaha di Desa Silawan bisa menjadi contoh untuk desa di wilayah perbatasan lainnya.
Tambah dia, apabila kedepannya sudah ada hasil yang baik, maka arahnya akan menuju ke UKM dan tentunya Apindo akan tingkatkan UKM di perbatasan Silawan. Target kedepan Indonesia Timur khususnya perbatasan Silawan jadi contoh free trade zona area.

Yovita serta beberapa warga peserta dalam kegiatan diskusi itu mengharapkan adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Belu terhadap warga pengusaha yang terlibat dalam berwirausaha di desa Silawan. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top