HUKUM & KRIMINAL

Berkas Kasus Buang Bayi Siap Dikirim ke JPU. Apriyanti Usbani Sudah Ditahan Polres Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Berkas pemeriksaan tersangka pembuang bayi, Apriyanti Usbani (22) siap dikirim ke jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Atambua. Kapolres Belu AKBP Dewa Putu Gede Artha menyampaikan hal itu ketika dihubungi Kilastimor.com, Senin (29/02/2016).

Kapolres Belu

Kapolres Belu

Menurut Artha, tersangka ibu kandung yang membuang bayinya telah selesai menjalani perawatan di Rumah Sakit Atambua dan sudah ditahan pihaknya. Tersangka kini dititipkan di Lapas Kelas II B Atambua. “Pelaku sebagai tersangka tunggal. Kita sudah tahan yang bersakutan di Lapas Atambua,” ujar dia.

Disebutkan, seluruh berkas tersangka telah dirampungkan tim penyidik Polres Belu. Berkas dalam persiapan untuk dikirim ke JPU dan sejauh ini tidak ada kendala. Tersangka Apriyanti Usbani (22) paparnya, dikenakan pasal 77 UU Perlindungan Anak No 35 tahun 2014, junto pasal 308 KUHP. .

Diberitakan sebelumnya, Apriyanti Usbani (22) tega membuang bayi yang baru dilahirkannya pada Jumat (05/02) malam pekan lalu sekira pukul 20.30 Wita. Bayi malang perempuan hasil hubungan gelap dengan kekasihnya KS itu, ditemukan Dion bersama isterinya di belakang kamar mandi milik mereka di Halifehan, Kelurahan Tenukiik, Kota Atambua, Kabupaten Belu.

Polisi kemudian berhasil mengungkap pelaku pembuang bayi, yang merupakan ibu kandung sendiri, Apriyanti Usbani. Pelaku yang kini tersangka, diamankan di kediamannya di Kaubele, TTU. Usai diamankan, pelaku menjalani perawatan di RS Mgr. Gabriel Manek, SVD dan kini telah ditahan polisi. Sementara bayinya, meninggal dunia, pada Minggu (7/2) malam, setelah menjalani perawatan tim medis di Rumah Sakit Mgr.Gabriel Manek selama dua hari pasca ditemukan.

Bayi perempuan yang diberi nama Aghata Febriani oleh orang tua yang menemukannya itu meninggal dunia sekira pukul 21.00 Wita. Jenasah bayi langsung dibawa oleh Nenek (Ibu pelaku_red) bersama keluarganya ke kampung halaman pelaku di Kaubele, TTU untuk disemayamkan.

Kepada media Apriyanti Usbani (22) mengaku tega membuang darah dagingnya atas keinginan pribadinya sendiri, tanpa ada paksaan dari pihak keluarga. “Saya sendiri yang mau melakukannya. Tidak ada paksaan dari keluarga,” ujar dia saat ditemui, Senin (08/02/2016) di ruang Persalinan. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top