RAGAM

Edu Klau: Mau Ganti KPA Ya Silahkan….Itu Kewenangan Bupati

BETUN, Kilastimor.com-Penggantian Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada tujuh dinas dan badan di lingkup Pemkab Malaka baru sebatas isu, karena hingga berita ini diturunkan SK pemberhentian kadis dan kepala badan sebagai KPA belum diterima pimpinan SKPD.
Hal itu disampaikan Kaban BPMPD Kabupaten Malaka, Eduardus Klau kepada wartawan di Betun, Sabtu (6/2).

Logo Pemkab Malaka

Logo Pemkab Malaka

Dikatakan, isu tentang pergantian KPA pada dinas badan di lingkup Pemkab Malaka santer terdengar. Hanya saja, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan surat pemberitahuan dan SK Pemberhentian dari bupati. “Yang kami dengar memang isu ini santer dibicarakan banyak orang di kalangan birokrasi, namun bukti pergantian itu sendiri kami belum ada, dan kami mendapatkan SK-nya,” terangnya.

Dirinya sudah mengutus staf melakukan pengecekan kebenarannya di kantor bupati dan hasilnya mengatakan bahwa SK itu sudah ada, tetapi belum bisa diedarkan karena masih terdapat kesalahan. Sebagai pimpinan SKPD saya pribadi mengatakan bahwa kalau bupati mau mengganti KPA itu silahkan saja, karena itu kewenangan bupati asalkan melalui mekanisme dan aturan yang benar. Jabatan sebagai pimpinan SKPD itu kepercayaan dan kewenangan bupati untuk menentukan dan menetapkan. “Kalau bupati mau menarik kembali kewenangannya silahkan saja asalkan dilakukan sesuai aturan dan mekanisme yang ada,” timpalnya.

Disebutkan, KPA di BPMPD sesuai informasi diganti, tetapi SK pemberhentiaannya KPA SKPD saya belum terima. Dirinya masih akan menunggu. “Saya belum bisa berkomentar banyak karena belum mendapatkan SK pemberhentian itu. Logikanya, kalau kepala SKPD diangkat dengan SK pada saat pemberhentiannya juga harus ada SK sebagai tembusan untuk diketahui,” bilangnya.

Baca Juga :   Warga Labur, Raimanuk Dapat Ceramah Empat Pilar Kebangsaan oleh Partai Gerindra

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita sudah mendatkan SK itu supaya kita lihat dan pelajari. Kita belum bisa komentar banyak karena SK itu belum ada. Kalau sudah ada tentu kita akan pelajari dengan baik supaya kita ketahui substansi persoalan yang terjadi,” tandasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top