NASIONAL

Janggal, Jeriko Minta BPK Audit Dana Sosialisasi Asian Games 2018 Senilai Rp 61,3 Miliar

JAKARTA, Kilastimor.com-Ketegasan seorang Jefri Riwu Kore, Anggota Komisi X DPR RI tiada habisnya. Anggota DPR RI dua periode itu tegas dalam hal memberantas korupsi. Salah satu yakni, meminta BPK untuk mengaudit indikasi penyalahgunaan dana sosialisasi Asian Games 2018 sebesar Rp 61,343 miliar, terutama transfer dana dari Kemenpora RI ke rekening Indonesian Asian Games Organizing Commite (INASGOC).

Jeriko

Jeriko

“Saya rasa ada potensi kesalahan terkait transfer dana Rp 61,3 miliar dari Kemenpora ke INASGOC, tampaknya tidak sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku, dimana anggaran itu harus akuntabel, sesuai kebenaran prosedur pengadaan barang/jasa, kebenaran pencairan dana, pelaksana pembayaran dan kesesuaian kewajaran harga. Jika tidak berdasarkan itu, saya duga kuat ada kesalahan,” ucap Jefri ketika dihubungi belum lama ini.

Jeriko sapaan karibnya meminta Komisi X DPR RI untuk mencermati hal tersebut. Pasalnya, terjadi ketidakkonsistenan dalam proses pengajuan anggaran, dimana KOI sebagai pihak yang mengajukan anggaran, kok Kemenpora transfernya ke rekening panitia INASGOC.

Politisi Partai Demokrat itu juga menilai ada kejanggalan dalam pencairan dana, dimana panitia pelaksana INASGOC belum ditetapkan, namun pencairan dana telah dapat dilakukan. Sama hal juga ada kejanggalan dalam proses tahapan waktu yang diperlukan dalam prosedur pengadaan barang jasa, dimana waktu penerimaan dana hingga pelaksana kegiatan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat dan tampak mengabaikan prosedur perundang-undangan.

Baca Juga :   Pemkab Malaka Siap Bangun Jalan dan Jembatan di Malaka

Oleh karena itu, Wakil Rakyat Dapil NTT 2 itu meminta BPK segera mengaudit dana tersebut, atau pihak Kemenpora perlu berkoordinasi dengan BPK untuk audit penggunaan dana persiapan Asian Games XVIII 2018, yang bersumber dari APBN TA 2015. (lan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top