POLITIK

Lebu Raya: Bupati dan Wabup Harus Bersinergi dan Bekerjasama

KUPANG, Kilastimor.com-Bupati/Wakil Bupati Belu, TTU, Malaka, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Barat, Manggarai, Manggarai Barat dan Ngada, resmi dilantik Gubernur Provinsi NTT, Frans Lebu Raya, di Kupang, Rabu (17/2) pagi tadi.

Tampak Bupati/Wabup Belu dan TTU sedang mengikuti prosesi pelantikan.

Tampak Bupati/Wabup Belu dan TTU sedang mengikuti prosesi pelantikan.

Gubernur NTT itu dalam sambutannya mengingatkan lima persoalan penting yang perlu diperhatikan bupati dan wakil bupati terlantik yakni persoalan kerja sama bupati/wabub, etika pemerintahan dan sinergitas program, Perseteruan antar pendukung, rawan pangan dan bencana serta radikalime.

“Saya ingatkan supaya kerja sama antara bupati dan wakil bupati yang dilantik hari ini tetap dibangun dengan memperhatikan aspek sinergitas. Bupati dan wakil bupati harus bersinergi membangun daerah supaya bisa maju dan sesuai harapan. Bupati dan wabub juga harus memperhatikan etika pemerintahan dan sinergitas program. Hubungan baik antara pemerintah Kabupaten-provinsi dan pusat harus dibangun secara baik sesuai etika pemerintahan yang ada,” katanya.

Dalam menentukan sekda di kabupaten, katanya, secara etika pemerintahan harus berkomunikasi dengan pemprov dan tidak langsung main tembak ke pusat. Dalam penyusunan RPJMD kabupaten, perlu ada kaitan program antara kabupaten, propinsi dan pusat. Bupati dan wabub harus menyatukan kembali semua kekuatan yang tercerai berai saat pilkada, sebagai kekuatan dan potensi membangun daerah. Bagi PNS yang tidak netral paparnya supaya dibina paparnya.

Masalah rawan pangan tambahnya, merupakan persoalan yang dihadapi bersama. Bupati dan wabub untuk memperhatikan rakyat dalam ketersediaan pangan. “Kita juga meminta supaya segera respon beri perhatian serius bila ada bencana banjir dan tanah longsor. Kita harus bersinergi dan mewaspadai radikalisme yang setiap saat siap merongrong. Kita harus bersatu mencegah radikalisme di NTT”. Dalam waktu dekat masalah ini akan kita bahas secara khusus di Labuan Bajo. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top