RAGAM

Ose Luan: ASN Harus Disiplin Waktu, Anggaran dan Moral

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pasca dilantik, Bupati/Wakil Bupati Belu, Willybrodus Lay-JT. Ose Luan mulai mengambil ancang-ancang untuk membangun Belu. Salah satu ancang-ancang yang diambil yakni menata birokrasi terutama Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain akan memberi sanksi kepada ASN yang terlibat politik praktis, juga akan memberikan sanksi kepada ASN yang tidak disiplin.

JT. Ose Luan

JT. Ose Luan

Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan kepada media di hari pertama bekerja, Jumat (19/2) meningatkan, setiap ASN harus disiplin dalam bekerja. Disiplin itu merupakan urat nadi dari pergerakan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Mantan Sekda Belu itu menuturkan, dibawah kepemimpinan bersama Bupati, pihaknya akan menegakkan aturan ASN secara benar dan baik. “Kita akan tegakkan, dan tidak ada toleransi bagi ASN yang melanggar aturan,” tegas Ose.

Dijelaskan, apabila disiplin molor atau disiplin tidak dijalankan atau sanksi tidak diberikan, maka itu dianggap lumrah dan ini akan ditegakkan bersama dalam tahun ini. “Kepada SKPD akan diberikan nilai sendiri, apabila tidak tegas terhadap bawahannya,” ujar dia.

Ose Luan menuturkan, pihaknya tidak bermain-main dengan dispiln, tidak saja pada masuk kantor maupun keluar kantor, tapi dispilin juga dari segi moral dan penggunaan anggaran yang dikeluarkan dan dipertanggunjawabkan dengan benar.

“Langkah awalnya, kita akan tekankan kepada pimpinan SKPD. Kita akan lakukan pembinaan yang terbuka dalam arahan umum dan tertutup. Selain itu dilakukan upaya melalui operasi-operasi seperti lakukan sidak,” ucap dia.

Baca Juga :   Untuk Keluar dari Ketertinggalan, Perlu Sinkronisasi Program Pemerintah

Masih menurutnya, motivasi dia bersama Bupati yakni ingin melayani masyarakat Belu secara keseluruhan sesuai dengan moto saya bersama Bupati. “Kami hadir mau melayani bukan dilayani. Dengan motto ini kami akan memperbaiki Belu,” ucap dia.

Dia bersama-sama dengan Bupati tambahnya, akan bergandeng tangan dan bekerjabersama. Apabila, Bupati tidak benar maka saya akan ingatkan, demikian juga dengan saya kalau tidak benar, maka Bupati tolong diingatkan. “Intinya tidak benar atau lambat maka kita saling ingatkan. Kami ingin percepat pembangunan di Rai Belu,” ujar Ose. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top