EKONOMI

Pemerintah Malaka Harus Bangun Pasar Pada Daerah Potensi PAD

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka harus membangun pasar pada wilayah-wilayah potensial yang diprediksi memberikan sumbangan PAD bagi daerah dan meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah itu. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malaka, Ronaldo Asury dalam acara RDP dengan mitra komisi Bagian Ekonomi Setda Malaka di Betun, Kamis (4/2).

Ronaldo Asury

Ronaldo Asury

“Kita mendukung dan mendorong pemerintah melalui Bagian Ekonomi supaya membuka dan membangun pasar rakyat pada daerah yang potensial memberikan kontribusi bagi PAD dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat, Saya lihat banyak daerah yang masih membutuhkan pembukaan pasar rakyat,” paparnya.

Di Kecamatan Laen Manen paparny, baru dibuka satu buah pasar sehingga bisa ditambah. Di desa Meotroy dan Tesa, Kecamatan Laen Manen merupakan daerah yang sangat potensial untuk dibanggun pasar karena wilayah itu merupakan sentral pertemuan 3 kabupaten yakni Malaka, Belu dan TTU. Fakta di lapangan karena tidak ada pasar di daerah itu maka warga setempat sering menjual hasil bumi dan ternaknya di Pasar Oenopu kabupaten TTU .

“Dari aspek PAD kita rugi karena potensi daerah diwilayah ini sangat bagus. Kita minta pemerintah melakukan pengkajian untuk pembangunan pasar tradsional di daerah Meotroy-Tesa. Kita yakin pendirian pasar tradisional di wilayah ini sebagai sarana untuk mendulang PAD dan meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah itu. Kita berharap pemerintah juga bisa mengatur sehingga Pasar Bei Abuk di Betun bisa dikelola sebagai sumber PAD,” bilangnya.

Baca Juga :   Dinas Pertanian Malaka Yakin PAD Bidang Perikanan Sebesar Rp 120 Juta Terealisir

Dia juga meminta supaya penataan pasar Betun perlu dilakukan sehingga tidak boleh melakukan penjualan di badan jalan karena menimbulkan kemacetan lalulintas dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan”,tandasnya. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top