EKONOMI

Perjuangkan Listrik di Kota Kupang, Jeriko Temui Direktur Bisnis PLN

JAKARTA, Kilastimor.com-Pemadaman listrik yang terus berlangsung di Kota Kupang, menimbulkan keprihatinan tersendiri bagi warga Kota Kupang dan Jefri Riwu Kore sebagai wakil rakyat di Senayan.
Jumat (19/2) kemarin, Anggota DPR RI, Jefri Riwu Kore bertemu manejemen PLN, khususnya, Direktur Bisnis PLN Wilayah Sulawesi and Nusa Tenggara, Machnison Masri di kantornya.

Jefri Riwu Kore

Jefri Riwu Kore

Pertemuan wakil rakyat dan manejemen PLN itu, untuk mendapatkan penjelasan terkait pemadaman listrik di Kota Kupang dan sekitarnya, serta upaya penanganan dari PLN sendiri.
Jeriko sapaan karib Jefri Riwu Kore dalam pertemuan itu mengemukakan, masyarakat Kota Kupang, NTT, sangat kecewa dengan kinerja PLN Wilayah Kupang, yang terus memadamkan listrik. Akibat pemadaman, masyarakat selain sulit beraktivitas, juga menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.

Oleh karena itu paparnya, Manejemen PLN Pusat, hendaknya memberi perhatian lebih terkait dengan kondisi PLN di Kota Kupang. “Kita sebagai wakil rakyat, meminta PLN Pusat segera mengatasi pemadaman yang sudah berlangsung berbulan-bulan itu,” ungkapnya.

Dikatakan, berbagai tuntutan masyarakat Kota Kupang sebagai pelanggan PLN, hingga kini belum teratasi, dan ini segera dicarikan solusi permanen, agar masyarakat menikmati layanan listrik yang normal tanpa pemadaman. “Yang jelas masyarakat inginkan pelayanan listrik yang normal, tanpa pemadaman seperti saat ini,” paparnya.

Direktur Bisnis PLN Wilayah Sulawesi and Nusa Tenggara, Machnison Masri kepada Jeriko dan media ini menjelaskan, PLN saat ini terus berupaya mengatasi kekurangan daya saat ini, dengan menambah mesin pembangkit, menggantikan PLTU Bolok yang mengalami kerusakan.

Dikatakan, setelah mendatangkan beberapa mesin pembangkit beberapa pekan lalu, pada hari ini (Kemarin) PLN mendatang lagi mesin dengan kekuatan 10 MW.
Saat ini sedang dalam instalasi, dan diperkirakan pada sore hari akan diaktifkan. Selain itu, pada malam harinya, akan dioperasikan lagi mesin dengan kekuatan 1,3 MW.
Dengan beroperasinya mesin tambahan, sebut Masri, maka kekurangan daya akan teratasi, dan PLN Kupang memiliki total daya 55,5 MW. Penambah ini tambahnya, akan mengatasi kekurangan daya yang dialami PLN Kupang, terutama pada beban puncak pada malam hari mencapai 54 MW. “Total daya kita 55,5 MW. Beban puncak 54 MW. Kita masih punya cadangan sedikit,” jelasnya. (lan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top