HUKUM & KRIMINAL

Pintu Masuk Narkoba, Polisi Diminta Siaga di Perbatasan RI-RDTL

ATAMBUA, Kilastimor.com-Penangkapan kasus penyelundupan narkoba melalui pintu perbatasan RI-RDTL, Motaain, Belu, NTT, terbilang tinggi. Kini pintu perbatasan ini dianggap rawan penyelundupan narkoba masuk ke wilayah Indonesia.

Kapolda NTT, Brigjen Pol. Estasius Widyo Sunaryo dalam kunjungan kerja di Atambua, Kamis (11/20 meminta jajaran kepolisian dan pihak terkait, untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di wilayah perbatasan RI-Timor Leste.
Pasalnya, masalah peredaran narkotika dari Timor Leste yang sering masuk lewat perbatasan Motaain, terbilang tinggi.
“Saya minta polisi benar-benar tingkatkan kewaspadaan di perbatasan. Narkoba marak diselundupkan dari perbatasan negara, termasuk RI-RDTL.

Kapolda NTT

Kapolda NTT

Dia juga meminta polisi menjaga setiap jalur-jalur atau jalan tikus, untuk meminimalisir penyelundupan, BBM, sembako, juga kendaraan. “Seperti kasus penyelundupan mobil Caddilac baru-baru, kok bisa masuk ke Indonesia itu lewat mana, kalau bukan jalur tikus. Oleh karena itu jaga ketat wilayah perbatasan kita,” tegas Widyo.

Pada kunker itu juga, warga Atambua Selatan, Lo’okeu, Lakmaras, Maudemu, dan Tualaran (Botin Leobele-Malaka) menyerahan sertifikat tanah untuk pembangunan-Polsubsektor kepada Kapolda NTT

Selanjutnya, Kapolda NTT juga menyempatkan diri meninjau Mako Polres Belu, juga asrama anggota. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top