EKONOMI

Tenun Ikat Harus Jadi Salah Satu Sumber Penghasilan Masyarakat Malaka Tengah

BETUN, Kilastimor.com-Kecamatan Malaka Tengah berpotensi untuk mengembangkan tenun ikat di setiap desa, sebagai bentuk kerajinan masyarakat. Tahun ini kita kembangkan dulu di tiga desa yakni Desa Kakaniuk, Umakatahan dan Harekakae. Ketiga desa ini akan jadi proyek percontohan kerajinan tenun ikat di wilayah kecamatan Malaka Tengah. Hal itu disampaikan Camat Malaka Tengah Vinsen Babu kepada wartawan disela acara pembukaan kegiatan pelatihan pencelupan benang di Desa Kakaniuk-Kecamatan Malaka Tengah, Sabtu (6/2).

Ilustrasi Tenun Timor

Ilustrasi Tenun Timor

“Kegiatan pelatihan pencelupan benang ini sebagai salah satu bagian dari proses pengembangan kerajianan tenun ikat. Kita bekerja sama dengan Dinas Perindag Propinsi NTT untuk mewujudkan rencana itu. Kita kembangkan kerajinan tenun ikat karena sebagai ciri khas dan budaya Malaka yang harus dikembangkan dan dilestarikan,” terangnya.

Permintaan pasar atas hasi kerajinan tenun ikat paparnya, semakin hari semakin tinggi. Sehingga perlu dibekali masyarakat untuk meningkatkan mutu produksinya. “Dengan pelatihan ini bisa meningkatkan kualitas produksi tenun ikat. Dulu produksinya sering luntur namun melalui pelatihan ini kita akan memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk memproduksi tenun ikat sesuai standar kualitas yang diinginkan,” bilangnya.

“Dalam pelatihan ini juga menghadirkan kelompok pengrajin tenun ikat yang sudah sukses di NTT terutama dalam hal kualitas produksi. Kelompok binaan di Malaka Tengah bisa belajar langsung dari kelompok yang sudah berhasil sehingga pelatihan ini bisa langsung memberikan manfaat kepada peserta yang dilatih,” ungkapnya lagi.

Ditambahkan, melalui kerajinan tenun ikat ini, masyarakat bisa meningkatkan ekonomi rumah tangganya sekaligus melestarikan budaya kita terkait kerajian dan motif yang dikembangkan. (oni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top