RAGAM

Tidak Terima Pembongkaran, Puluhan Pengojek Ngamuk di Kantor Pol PP Kota

KUPANG, Kilastimor.com-Puluhan tukang ojek yang mangkal di Bundaran PU, Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Selasa (9/2) siang gelar aksi di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kupang.
Aksi demo dilakukan oleh para tukang ojek tersebut, terkait adanya pembongkaran paksa pangkalan pengojek oleh Satpol PP Kota Kupang.

Thomas Dagang

Thomas Dagang

Aksi tersebut diwarnai kericuhan karena pihak Pol PP Kota Kupang awalnya tidak bersedia melakukan dialog dengan pengojek, dan menutup pintu pagar depan halaman Kantor Sat Pol PP. Hal tersebut membuat para mengojek tidak terima atas perlakukan Satpol PP. Para pengojek kemudian menggoyang pagar yang berada di halaman kantor Pol PP sehingga menimbulkan adu mulut.

Pertekaran yang terjadi tersebut berhasil dihentikan oleh koordinator dari para tukang ojek, sehingga aksi ini pun berakhir dengan dialog antara pihak Pol PP dan para tukang ojek yang berlangsung di Kantor Sat Pol PP.

Kepada Kasat Pol PP, Thomas Dagang yang didampingi sejumlah kepala bidang, Koordinator Tukang Ojek, Sigas Goeslow mengatakan, kedatangan para tukang ojek ke Kantor Pol PP karena tidak puas atas pembongkaran pangkalan ojek yang dilakukan oleh pihak Pol PP. Pasalnya untuk membangun pangkalan tersebut mereka harus melakukan swadaya dengan mengumpulkan uang, kemudian membangun pangkalan tersebut. Selain itu, kata Sigas, pembangunan pangkalan ojek itu sudah direstui Wali Kota Kupang. Sehingga mereka mempertanyakan alasan pembongkaran itu tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan dirinya selaku koordinator.

Baca Juga :   Fenomena Baru Pilkada Belu, Pemilih Pakai KTP Capai 4.000 Orang

“Kami tidak terima dengan pembongkaran ini. Apalagi pembongkaran dilakukan secara paksa dan semua material dari bangunan pangkalan rusak total,”

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top