HUKUM & KRIMINAL

Yanti Pelaku Buang Bayi di Halifehan, Atambua, Diamankan Polisi

ATAMBUA, Kilastimor.com-Jajaran Polres Belu tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengungkap orang tua pembuang bayi di Halifehan, Kecamatan Kota Atambua, Belu, NTT, Jumat (5/2) malam lalu. Setelah melakukan penelusuran di lokasi pembuangan bayi, termasuk mendalami keterangan warga, penyidik Polres Belu berhasil mengidentifikasi orang tua pembuang bayi malang itu.
Polisi berhasil mengamankan ibu bayi, yang bernama Yanti di perkampungan Kaubele, TTU, Sabtu (06/02/2016).
“Ia betul, anggota kita sudah amankan ibu yang buang bayinya tadi sore,” aku Kapolres Belu, AKBP Dewa Putu Gede Artha yang dikonfirmasi media ini di Atambua.

Kapolres Belu

Kapolres Belu, AKBP Dewa Putu Gede Artha

Menurut Artha, sebelum diamankan pihaknya telah melakukan olah TKP pembuangan bayi tersebut, dan mengamankan tiga orang yang disinyalir tinggal bersama pelaku di kos-kosan di Halifehan.
“Sebelum ibu bayi diamankan, kita sudah mencari saksi-saksi untuk diambil keterangan terkait kasus pembuangan bayi itu,” ujar dia.

Lanjut Artha, usai diamankan, ibu bayi tersebut langsung mendapat perawatan dari tim medis di ruang persalinan Rumah Sakit Atambua.
“Kita akan tangani secara profesional dan kita akan buktikan siapa-siapa yang bertanggunjawab, termasuk juga laki-laki yang telah berhubungan dengan dia,” ucap Artha.
Untuk diketahui, ibu bayi tersebut selama ini bekerja di salah satu toko dalam Kota Atambua dan menyewa di kos-kosan yang berada di Halifehan.

Baca Juga :   Tas Hilang di Bandara, Ketemu setelah 20 Tahun

Diberitakan sebelumnya, warga RT 05, Halifehan, Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu dihebohkan dengan penemuan seorang bayi yang baru lahir dibuang oleh orang tuanya, Jumat (05/02/2016) sekira pukul 20.45 Wita.

Bayi perempuan itu ditemukan oleh Dion bersama istrinya dibelakang kamar mandi. Saat ditemukan kondisi bayi telanjang tidak dibungkus sehelai benang. Posisi tidur bayi talungkup dan masih ada ari-arinya. Berat bayi itu mencapai 2,2 kilo gram dan kini sedang dirawat di ruang bayi Rumah Sakit Umum Mgr. Gabriel Manek, SVD, Atambua. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top