RAGAM

1 Mei, Pemkab Malaka Berlakukan Lima Hari Kerja. Uang Makan Ditanggung Pemerintah

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka terhitung 1 Mei 2016, akan menerapkan pemberlakuan lima hari kerja bagi PNS, yang bekerja di lingkup Pemkab Malaka. Pemberlakuan aturan terkecuali abgi PNS yang bertugas di rumah sakit, puskesmas serta tenaga guru.
Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran pada saat apel kesadaran bagi PNS di Lingkup pemkab Malaka di Betun, Kamis (17/3).

Stefanus Bria Seran

Stefanus Bria Seran

“Kita akan memberlakukan hal itu pada 1 Mei mendatang. Saat ini pemerintah lagi menggodok dan sebelum diberlakukan penerintah akan bertemu DPRD untuk menyampaikan rencana itu,” katanya.

Pertimbangan lima hari kerja sebutnya, didasarkan pada dua alasan, Pertama, banyak PNS yang bekerja di Malaka keluarganya masih tinggal di Atambua, sehingga dengan lima hari kerja yang diberlakukan akan memberikan ruang kepada pegawai untuk berkumpul bersama keluarganya. Pertimbangan kedua, bank dan kantor-kantor pemerintah baik di provinsi dan pusat libur pada hari sabtu, sehingga Pemda Malaka tidak bisa melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan bank dan instansi pemerintahan di pusat dan provinsi,” paparnya.

Dalam penerapan lima hari kerja itu, biaya makan siang ditanggung pemerintah dan saat ini masih dilakukan perhitungan secara teknis. Kita harapkan dengan pemberlakuan lima hari kerja itu setiap SKPD, dinas, badan dan bagian bisa mengatur semua pekerjaan dalam enam hari, bisa diselesaikan dalam waktu lima hari kerja. SKPD harus bisa mengatur sehingga setelah istrahat siang para pegawai dan staf masih bekerja, karena memang masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Kita akan terapkan itu dan kita akan terus melakukan evaluasi sehingga pemberlakuan lima hari kerja itu bisa membawa hasil yang lebih baik,” tandasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top