RAGAM

Bangunan 285 Unit Rumah di Belu, Kementerian PUPR Gelar Pelatihan Instruktur RISAH

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengggelar pelatihan instruktur sistem rumah instan Sederhana Sehat (Risah) bagi 30 orang warga Belu di perbatasan RI-RDTL, Selasa (15/03/2016) di Hotel Nusantara Dua.

Pelatihan Instruktur Risah di Atambua

Pelatihan Instruktur Risah di Atambua

Kepala Balai Pelatihan Konstruksi Wilayah II Surabaya Kementerian PUPR, Hambali kepada media disela-sela acara menuturkan, pelatihan tersebut akan berlangsung sealam tiga hari terhitung tanggal 15-18 Maret mendatang.

“Pelatihan diikuti para peserta tukang terlatih calon instruktur untuk nantinya menjadi tenaga pelatih pada saat pembangunan risah. Juga untuk melatih masyarakat membangun risah,” ujar dia.

Dikemukakan, 30 orang peserta itu dari lingkungan tenaga kerja kontrak Kabupaten Belu. Kerjasama pelatihaan dengan Dinas PU Belu dan juga dengan pusat penelitian pengembangan permukiman Kementerian PUPR.

“Pelatihan ini untuk kita melihat kemampuan para peserta, hari pertama pembekalan, kedua praktek dilanjutkan evaluasi,” ucap dia.

Lanjut Hambali, pembangunannya dilaksanakan oleh Dirjan Penyajian Perumahan Kementerian PUPR. Pembangunan tahap I sebanyak 285 unit di tiga desa dalam wilayah Kabupaten Belu yakni, Desa Fatuketi, Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak dan Silawan Kecamatan Tasifeto Timur.

“Mereka membangun secara fisik, kita membangun nonfisik. Kita berdayakan SDM warga setempat biar terlibat dalam pembangunan perumahan. Contoh rumahnya sudah dibangun di Silawan satu unit dengan type 45,” jelas dia.

Baca Juga :   Jecko Tewas Diseret Arus Saluran Irigasi Benenain

Diharapkan, dengan pelatihan ini nantinya para peserta yang terlibat dapat menyebar luaskan kemampuan mereka untuk melatih masyarakat konstruksi di Kabupaten Belu, supaya mampu menerapkan teknologi risah. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top