EKONOMI

Banjir, Irigasi dan Sawah di Bauho, Belu, Rusak

ATAMBUA, Kilastimor.com-Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Belu perbatasan Indonesia-Timor Leste menyebabkan sebanyak 26,12 hektare lahan sawah milik warga petani di Desa Bauho, Kecamatan Tasifeto Timur terendam banjir.

Ilustrasi Sawah Terandam Banjir.

Ilustrasi Sawah Terandam Banjir.

“26,12 hektare sawah yang terendam banjir itu terjadi pada Minggu (13/03/2016) lalu sekitar pukul 19.00 Wita, akibat meluapnya sungai Baukama,” ujar Kepala Desa Bauho, Edmundus Y. Manek kepada media ini, Jumat (18/03) di Atambua.

Menurut dia, lahan persawahan milik warga desa telah ditanami bibit padi. Tidak saja merendam puluhan lahan sawah tersebut, banjir juga menyebabkan saluran irigasi putus. “Tidak saja lahan sawah yang terendam, saluran irigasi yang selama ini dimanfaatkan warga untuk pengairan juga putus total,” beber Manek.

Terkait kejadian itu pihak desa telah mengambil langkah dengan membuat laporan bencana ke Pemerintah Kabupaten Belu dengan tembusan ke instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Pertanian dan Perkebunan.

“Saya sementara mengakurasi data soal jumlah kk dan jiwa imbas dari 26,12 hektar sawah yang terendam itu. Lahan sawah yang terendam banjir itu milik 40 kk di desa Bauho,” ucap dia.

Manek berharap, Pemkab Belu segera menindaklanjuti laporan atas bencana tersebut. Permintaan warga kalau bisa sungai Baukama dikasih normalisasi kembali aliran airnya, sehingga kedepannya tidak terjadi lagi banjir .

“Di daerah Bauho dua kali musim tanam. Warga juga meminta agar saluran irigasi yang putus segera diperbaiki, karena itu menyangkut 112 hektar sawah yang keteragantungannya dengan air dari irigasi itu,” pinta Manek.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top