HUKUM & KRIMINAL

Bria Seran: Saya Sudah Bertemu Kapolres Belu agar Usut Tuntas Illegal Logging di Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Aparat Kepolisian Resort Belu diharapkan mengusut tuntas masalah illegal logging yang terjadi di Uabau-Kecamatan Laenmanen dan Kecamatan Io Kufeu–Kabupaten Malaka. Pemerintah sudah berkoordinasi dengan Kapolres Belu supaya mengusut tuntas tanpa pandang bulu. Pemerintah sudah mendapatkan laporan detail terkait kerusakan hutan dan hal itu tidak bisa dibiarkan karena sudah diambang batas kewajaran.
Hal itu ditegaskan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan di Betun, Rabu (30/3).

Barang Bukti Illegal Logging di Malaka.

Barang Bukti Illegal Logging di Malaka.

“Saya barusan bertemu dan berkoordinasi dengan Pak Kapolres Belu dan membicarakan hal itu secara serius dengan beliau. Prinsipnya kasus illegal logging yang terjadi di Laenmanen dan Io Kufeu harus diusut tuntas pihak kepolisian karena kerusakan hutan disana cukup parah dan sangat memprihatinkan,” katanya.

Wakil Bupati Malaka, Daniel Asa jelasnya, bersama jajaran Kepolisian dan TNI serta aparat pemerintahan di dua kecamatan sudah melakukan pemeriksaan di lapangan dan kenyataannya kerusakan hutan disana cukup parah dan sangat memprihatinkan. Berdasarkan laporan, dugaan pelaku illegal logging dilakukan sindikat berkelompok dan dilakukan pada malam hari. Pemerintah sangat prihatin dengan kerusakan hutan yang terjadi karena sangat berdampak bagi ekosistim dan lingkungan hidup yang ada.

Masalah illegal logging adalah tindakan pidana, sehingga ditangani pihak kepolisian. Dia berkeyakinan Kapolres Belu bersama jajarannya bisa mengungkap pelaku dan otak pencurian kayu. Pemerintah akan serius memperhatikan perlindungan dan pengamanan hutan kedepan supaya tidak dirusak atau dicuri oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top