RAGAM

Danbrigif Minta Danyon 744/SYB Tingkatkan Etika Keprajuritan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kepemimpinan Danyonif 744/SYB resmi berganti, Sabtu (5/3) tadi. Komandan Brigif 21/Komodo, Kolonel Inf. Parwito telah memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri 744/Satya Yudha Bhakti dari pejabat lama, Letkol Inf. Yudi Gumilar ke pejabat baru Mayor Inf. Parada Warta Nusantara Tampubolon di lapangan Mako Yonif 744/SYB, Tobir, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur (Tastim), Kabupaten Belu, Timor Barat, Perbatasan Indonesia-Timor Leste, Sabtu (5/3).

Tampak Danbrigif sedang menyematkan tanda pangkat kepada Danyon 744/SYB yang baru.

Tampak Danbrigif sedang menyematkan tanda pangkat kepada Danyon 744/SYB yang baru.

Dalam arahan, Danbrig 21/Komodo Kolonel Inf. Parwito mengatakan, upacara serah terima jabatan komandan Yonif 744/SYB dari pejabat lama ke pejabat baru hari ini sangat hikmat. “Ini merupakan hal yang rutin di jajaran TNI dan kegiatan ini merupakan didikan demi satu penugasan pokok serta sarana karir prajurit yang bersangkutan,” ujar dia.

Dikemukakan bahwa, jabatan yang diberikan ini merupakan amanah dari Tuhan dan tanggungjawab kepada bangsa dan negara. “Karena itu, tugas yang diberikan sebagai pejabat baru harus dipertanggungjawabkan,” tegas Parwito.

Jelas Parwito, perlu disadari bahwa pencapaian pelaksanaan tugas selama ini ada dukungan dari anggota dan satuan bawahan, selain itu juga atas dukungan dari berbagai unsur elemen yang ada dalam wilayah penugasan.

“Untuk pejabat yang baru, Danyon 744/SYB ini satu kepercayaan untuk memimpin. Segala kemajuan yang telah dicapai Batalyon ini tetap dipertahankan dan dikembangkan dalam penugasan mendatang,” harap dia.

Danbrigif, Danyon 744/SYB dan mantan Danyon 744/SYB melakukan salam komando.

Danbrigif, Danyon 744/SYB dan mantan Danyon 744/SYB melakukan salam komando.

Konteks wilayah perbatasan, jelas Parwito banyak terjadi kasus-kasus penyelundupan dan di batas ini tantangan bagi Batalyon 744/SYB yang tersebar di wilayah batas. “Oleh sebab itu prajurit Yonif 744 dituntut memelihara dan mengembangkan kemampuannya dan peka terhadap keadaan dimana bertugas,” pinta dia.

Tugas komandan melaksanakan tugas pokok memberdayakan SDM, meningkatkan kesejahtaran keluarga serta anggota. Melatih prajurit jadi disipilin dan fisik yang prima, membangun etika keprajuritan, agar prajurit memiliki moral yang tinggi yang dicintai dan mencintai rakyat,” ucap Parwito.

Dikatakan, Batalyon 744/SYB akan mengikuti latihan Raider di Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (Pusdikpassus) Batu Jajar, Jawa Barat. Menjadi raider merupakan suatu kehormatan di TNI AD, karena dapat meningkatkan kemampuan prajurit yang memilik raider. “Ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh agar kemampuan raider dimiliki anggota Yonif 744, karena itu siapkan fisik yang prima dari setiap individu,” pesan Parwito.

Untuk diketahui, pejabat lama Letkol Inf. Yudi Gumilar menjabat sebagai Danyon 744/SYB ke-26, dan akan pindah dan menjadi Dandim 1618/TTU. Hadir dalam upacara sertijab tersebut, Bupati Belu, Dandim 1605/Belu, Kapolres Belu, Dansatgas Yonif 725/WRG, Danki Brimob Belu, anggota DPRD Belu, Kepala Imigrasi, Kalapas Atambua, Kepala BRI Atambua, Kapolres TTU, Ketua DPRD TTU, Dansatgas Yonarmed 11/Kostrad, Danyon 743/SWY serta tamu undangan lainnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top