RAGAM

Jaga Keharomisan dan Nilai-Nilai Keagamaan di Rai Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Merayakan hari Nyepi Tahun Baru Saka 1938, Rabu (09/03/2016) kemarin, Kapolres Belu AKBP Dewa Putu Gede Artha beserta keluarga besar Polres Belu gelar open house, Kamis (10/3/) di Rumjab Polres Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Kapolres Belu bersama istri ketika menyampaikan ucapan terima kasih atas perayaan hari Nyepi yang aman dan damai.

Kapolres Belu bersama istri ketika menyampaikan ucapan terima kasih atas perayaan hari Nyepi yang aman dan damai.

Open house tersebut dihadiri tamu undangan seperti Bupati Belu Willybrodus Lay, Wabup Ose Luan, Bupati Malaka, Stef Bria Seran, Wabup Malaka, Daniel Asa, Uskup Mgr. Dominikus Saku, Pr, pimpinan dan anggota DPRD Belu, Forkompimda, pimpinan SKPD, para Lurah, perwira Polres Belu serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan, Kapolres Artha didampingi istrinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh unsur elemen yang telah membantu dirinya sejak bertugas di wilayah Belu. “Ini adalah kebersamaan saya di Atambua yang luar biasa. Hasilnya, selama menjalankan tugas disini, semua berjalan baik-baik saja,” ujar dia.

Sementara itu, Bupati Belu, Willy Lay menuturkan, masyarakat sangat mendambakan perayaan nyepi seperti yang dilakukan kemarin dan kalau bisa setiap tahun diselenggarakan.
“Memaknai hari nyepi hari ini, mari kita sesama umat beragama bekerjasama yang baik, membangun rai Belu yang kita cintai, agar kedepan kita jadi serambi yang punya satu kebanggaan di NKRI,” ajak dia.

Willy meminta agar semuanya kalau bisa bersama-sama menekan angka kejahatan sedini mungkin. Apabila masih tinggi maka kita harus ambil langkah-langkah sehinga angka kejahatan makin berkurang.

Kesempatan itu, Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr mengajak seluruh umat beragama untuk saling menghormati dan menghargai satu dengan yang lain. Moment hari raya nyepi agama hindu yang dirayakan hari ini harus dimaknai sebagai satu persaudaraan.

“Jaga keharmonisan yang terjalin dengan baik selama ini dan jaga nilai-nilai keagamaan yang ada. Mari sama-sama bekerja melayani masyrakat masing-masing dengan tupoksi dan bersama-sama membangun masyarakat Belu,” ungkap dia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top