RAGAM

Pemkab Belu, TNI dan Polri “Keroyok” Pasar Baru Atambua

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pasar Baru Atambua yang kotor mendapat perhatian dari Pemkab Belu. Jumat (11/3) pagi tadi, jajaran Pemerintah Kabupaten Belu bersama TNI, Polri serta seluruh SKPD, ketiga Camat Atambua dan para lurah melaksanakan jumat bersih di lokasi Pasar Baru Atambua, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Belu, NTT.

Bupati Belu terlihat membersihkan sampah pada drainase di Pasar Baru.

Bupati Belu terlihat membersihkan sampah pada drainase di Pasar Baru.

Kegiatan jumat bersih diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Mochammad Nanang Nazmudin, dihadiri Bupati Belu Willybrodus Lay, Wabup, JT. Ose Luan, Sekda Petrus Bere, Pimpinan SKPD serta seluruh staf, Camat se-Atambua, para lurah, anggota Kodim Belu, Brimob/Polisi serta Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 725/WRG.

Pantauan media ini, sekira pukul 07.00 Wita seluruh staf SKPD bersama TNI dan Polri mulai membersihkan sampah-sampah dan saluran got dari pertigaan toko Angkasa Ria hingga los jualan sayuran, ikan serta ternak hidup. Sejumlah armada kebersihan dikerahkan untuk mengangkut sampah-sampah yang dikumpulkan.

Bupati Belu disela-sela kegiatan jumat bersih kepada awak media mengatakan, pelaksanaan jumat bersih ini dilakukan mengingat banyak sampah-sampah yang dibuang tidak pada tempatnya seperti drainase maupun sekitar kawasan pasar. Akibatnya, pasar terlihat kotor dan drainase tersumbat. Akibatnya, timbul genangan air bahkan banjir.

“Ini seluruh saluran got tersumbat. Program bersih dari pemerintah pusat, mendorong kita untuk jaga kebersihan,” ujar dia.

Dia menghimbau kepada seluruh warga pedagang di kompoleks Pasar Baru dan sekitarnya, agar menjaga kebersihan mulai dari diri sendiri. “Sampah harus dibuang pada tempatnya. Perilaku buang sembarang ini yang harus kita rubah sejak dini, sehingga bisa mencegah kota ini kotor, bau tak sedap dan banjir,” ucap Lay.

Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Mochammad Nanang Nazmudin mengatakan, jumat bersih ini dilaksanakan atas petunjuk dari bupati beberapa waktu lalu dan sudah berkoordinasi dengan pihak TNI serta Polri.

“Kita laksanakan pembersihan ini dalam rangka melaksanakan satu gerakan Indonesia Bersih. Untuk seluruh anggota dan komponen masyarakat yang berdomisili disekitaran pasar, agar bersama bersinergi bersihkan pasar baru,” ungkap dia.

Dijelaskan, jumat bersih suatu kegiatan yang memiliki nilai positif dan baik, sebab bersih itu sudah menjadi kebutuhan. “Kalau lingkungan kita kotor, jelas kita tidak akan sehat. Kebersihan itu harus dimulai dari pribadi, keluarga dan lingkungan maka kita akan sehat,” tegasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top