EKONOMI

Laiskodat: PT. SMR Harus Hentikan Aktivitas Tambang Mangan

SOE, Kilastimor.com-Penolakan tambang mangan di Supul, TTS mendapat perhatian dari politisi senayan. Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem), DPR RI, Victor Buntilu Laiskodat menegaskan agar aktifitas PT. SMR yang selama ini melakukan penambangan material mangan di wilayah Desa Supul, Noebesa, Tubmonas, Lakat dan Nobi-Nobi, Tumu Kecamatan Kuatnana dan Kecamatan Amanuban Tengah untuk segera menghentikan aktivitas tambang.
Penegasan tersebut disampaikan Buntilu setelah mendengar aspirasi masyarakat di enam desa dalam pertemuan yang berlangsung di Gereja Supul pada Rabu (23/3).

Ketua Fraksi Nasdem DPRD RI, Victor Bungtilu Laiskodat ketika meninjau lokasi tambang PT. SMR (Rabu,23/3).

Ketua Fraksi Nasdem DPRD RI, Victor Bungtilu Laiskodat ketika meninjau lokasi tambang PT. SMR (Rabu,23/3).

Menurut Laikodat, kehadiran PT. SMR memicuh retaknya hubungan sosial kemasyarakatan yang selama ini terjalin secara harmonis.
Bukan hanya itu, akibat penambangan yang dilakukan PT. SMR menimbulkan kerusakan ekologi yang cukup memprihatinkan yang tidak mempertimbangkan dampak lingkungan yang tiak berdasarkan AMDAL yang sebenarnya.

“Yang pasti ini ditata kembali, Amdal kayak apa, limbahnya kayak apa, dan tadi sudah diakui bahwa limbah dibuang tidak benar. Pertama kita minta aktifitas kita hentikan sementara sambil kita benahi hubungan sosial dan masalah ekologi yang sudah rusak,” tegas Ketua DPP Partai Nasdem.

Menurut Laiskodat penghentian aktivitas tambang oleh PT SMR bertujuan untuk membenahi kembali masalah ekologi yang sudah rusak dan hubungan sosial masyarakat yang sudah tidak harmonis sebagai akibat dari adanya pro dan kontra terkait kehadiran PT. SMR.
“Bisa lanjut tapi lanjutnya kayak apa atau bisa juga berhenti tapi berhentinya kayak gimana. Tapi yang pasti untuk sementara kita minta aktifitas dihentikan,” kata Ketua Fraksi Nasdes RI ini.

Sebelum melakukan pertemuan dengan masyarakat di Gereja Supul. Victor Laikodat terlebih dahulu menemui pihak SMR dikantor PT. SMR dimana dikantor PT.SMR telah hadir warga masyarakat pendukung PT.SMR.
Dalam dialog dengan para pendukung PT. SMR Victor menjelaskan bahwa sebagai ketua Fraksi dirinya sudah begitu banyak mendapat pengeluhan dari masyarakat terkait dengan aktifitas PT. SMR, sehingga sebagai anggota DPR dari Dapil 2 NTT dia wajib mendengar langsung keluhan dari masyarakat baik yang kontra maupun yang mendukung PT.SMR.

Dominggus Banu salah seorang yang mewakili pendukung PT. SMR mengatakan bahwa kehadiran PT. SMR sangat membantu masyarakat disekitar wilayah tambang dimana ada 75% karyawan PT.SMR merupakan warga lokal desa Supul, Noebesa, Oefenu.
Ada beberapa keuntungan lainnya baik dibidang pendidikan, kesehatan, ekonomi bagi masyarakat sekitar wilayah tambang.

Sementara beberapa warga masyarakat yang menolak kehadiran PT. SMR mengeluhkan kepada Ketua Fraksi Nasdes RI bahwa begitu banyak kerusakan yang terjadi diareal tambang misalnya terjadi kerusakan lingkungan sekitar tambang yang belum dilakukan reklamasi. Berikutnya telah terjadi penyerobotan lahan milik warga yang tidak menyetujui lahannya ditambang oleh PT. SMR dengan mengadu domba kedua keluarga Nasimnasi dan Betty yang sebelumnya hidupnya sangat harmonis.

Terhadap pengeluhan tersebut Victor Laiskodat menegaskan agar aktifitas PT.SMR dihentikan sementara sambil melakukan pembenah-benah atas masalah yang terjadi baik dampak lingkungan dan dampak negatif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Jika semua masalah tersebut tidak bisa diselesaikan maka sudah dengan secara otomatis PT. SMR segera hentikan aktifitas secara total. (pap)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top