EKONOMI

Malu, Lebu Raya Tolak Tawaran Timor Leste Suplay Listrik ke Timor Barat

JAKARTA, Kilastimor.com-Pemadaman listrik oleh PLN di Kota Kupang dan sekitarnya, akibat kekurangan daya listrik, membuat negara Timor Leste berencana menangkap peluang bisnis, dengan mensuplay listrik ke Timor Barat, Indonesia. Namun tawaran itu di tolak Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

Frans Lebu Raya

Frans Lebu Raya

Dihadapan Komisi V DPR RI, Rabu pekan lalu, Frans Lebu Raya meminta dukungan Komisi V, DPR RI, untuk membantu memperjuangkan listrik di Kota Kupang dan sekitarnya. Berbagai upaya telah dilakukan Pemprov NTT, hanya saja, oleh PLN mengaku kekurangan daya akibat kerusakan PLTU Bolok dan sedang diupayakan.

Dia berharap, janji PLN untuk mendatangkan kapal pembangkit listrik bisa secepatnya terealisir, agar pelayanan PLN kepada masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya kembali normal. “Kita cukup prihatin dengan kondisi ini. Semoga PLN bisa segera realisir kapal pembangkit yang akan didatangkan,” bilangnya.

Pada kesempatan itu dia mengatakan, beberapa waktu lalu, Pemerintah Timor Leste melalui utusan menemui dirinya, untuk menawarkan bantuan listrik dari Timor Leste, karena kapasitas daya listrik di Timor Leste bisa mencover kebutuhan listrik di Timor Barat.

Namun tawaran itu ditolak dirinya, sebab PLN sedang mengupayakan penambahan daya. “Waktu itu saya sempat berpikir, kenapa negara baru bisa secepat itu surplus listrik, sementara Indonesia masih terus krisis listrik. Karena nasionalisme, saya tolak tawaran listrik itu,” ungkapnya.

Jika waktu itu dirinya menerima, pastinya harga diri bangsa dimata negara tetangga itu akan turun, karena negara Timor Leste ternyata mampu membantu Indonesia, walaupun itu bisnis.

Ketua Komisi V, Farry Dj. Francis pada kesempatan itu, mengatakan pihaknya akan berusaha untuk membangun komunikasi dengan Komisi VI dan Komisi VII yang membidangi energi dan BUMN, untuk segera mengatasi hal itu.
Pihaknya juga akan berupaya melakukan komunikasi langsung dengan PLN, agar krisis listrik di Kota Kupang dan sekitarnya, segera taratasi. (fed)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top