HUKUM & KRIMINAL

Oknum Polisi Sasitamean Diduga Back Up Pencurian Kayu

BETUN, Kilastimor.com-Oknum anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Sasitamean diduga kuat terlibat pencurian kayu jati dilokasi hutan larangan Io Kufeu dan Laenmanen. Kapolres Belu harus mengusut persoalan itu hingga tuntas. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Malaka, Wendelinus Taolin kepada wartawan di Betun, Selasa (8/3).

Wandelinus Taolin

Wandelinus Taolin

Dikatakan, pihaknya minta supaya Kapolres belu segera melakukan pengusutan masalah pencurian kayu jadi di lokasi hutan larangan Io Kufeu dan Laenmanen, yang diduga kuat melibatkan oknum polisi di Sektor Sasitamean.
Diwilayah Kecamatan Io Kufeu paparnya, pencurian kayu jati itu pada tiga lokasi yakni Kotafoun, Kufeu dan Tunabesi. Di Laenmanen ada di lokasi Mau Asa.

Yang jelas urainya, sudah ratusan kubik kayu jati yang dicuri dan keluar Malaka tanpa disentuh petugas dan aparat kepolisian. Barusan ini ada pencurian kayu besar-besaran di Kotafoun tepatnya di pinggiran jalan umum dan waktu itu ada polisi, tetapi didiamkan saja. “Menurut informasi beraninya pencurian kayu itu dolaksanakan karena diduga kuat diback up oknum anggota Polsek Sasitamean,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Sasitamean belum berhasil dihubungi. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top