HUKUM & KRIMINAL

Perayaan Paskah, Polri dan TNI Wajib Siaga

ATAMBUA, Kilastimor.com-Jelang parayaan Paskah, jajaran kepolisian dan TNI siaga penuh. Salah satu langkahnya yakni, Kepolisian Resor (Polres) Belu menggelar apel pasukan dalam Operasi Semana Santa Turangga 2016 yang berlangsung di Lapangan Umum Atambua, Kabupaten Belu, Timor Barat, Perbatasan RI-RDTL, Jumat (18/03/2016).

Kapolres Belu saat memeriksa pasukan.

Kapolres Belu saat memeriksa pasukan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Belu, Wakil Bupati Malaka, Wakil Ketua I DPRD Belu, Wakil Ketua I DPRD Malaka, Pimpinan Forkompinda Belu, Kasat Pol PP Belu, Kasubden Brimob, Kasubden POM, Tokoh Agama, para Kapolsek serta peserta apel dari personel TNI, Polres, Dishub, Pol PP dan Senkom.

Apel gelar pasukan Operasi Semana Santa Turangga 2016 dipimpin langsung Kapolres Belu, AKBP Dewa Putu Gede Artha yang ditandai dengan penyematan pita kepada perwakilan Lantas, Brimob, POM dan Sat Pol PP.

Kapolda NTT dalam amanatnya yang dibacakan Kapolres Belu, AKBP Dewa Putu Gede Artha menuturkan, pekan suci merupakan rangkaian acara perayaan liturgi mengenang sengsara dan wafat serta kebangkitan Yesus Kristus pada hari raya Paksah.

Rangkaian kegiatan umat Kristiani merupakan ikon dari wilayah NTT karena di tempat lain tidak semeriah di NTT. Oleh karena itu, sebagai anggota Polri, aparatur Negara yang bertanggung jawab terhadap keamanan dalam negara serta pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat, harus mampu memberikan pelayanan sebaik-baiknya dan jangan sampai ada gangguan sekecil apapun bentuknya, sehingga umat yang melaksanakan ibadah merasa dan nyaman.

Lanjut Artha, saat ini diketahui bersama bahwa dunia mengalami ancaman disintegrasi sosial di mana teror yang dilakukan oleh kelompok ISIS seperti yang terjadi di Jakarta baru-baru. Sehingga patut kita waspadai bersama guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif dan menjamin masyarakat untuk dapat merayakan hari raya Paskah dengan aman.

Kapolres menyematkan pita operasi Semana Santa

Kapolres menyematkan pita operasi Semana Santa

“Guna mewujudkan situasi yang kondusif dalam perayaan paskah, sebelum pada saat dan paskah di wilayah hukum Polres Belu. Maka Polres Belu dan jajaran melakukan operasi Semana Santa Turangga selama 15 hari sejak 18 Maret hingga 1 April di seluruh wilayah hukum Polres Belu,” ujar dia.

Lanjut Artha, guna mengoptimalkan kinerja satuan fungsi kepolisian yang terlibat dalam pelaksanaan operasi samana santa turangga 2016 agar tujuan operasi terjamin keamanan dan kenyamanan warga NTT khususnya Belu dan Malaka yang merayakan Paskah, maka dibentuk satuan tugas operasi atau Satgasops yang terdiri dari 6 satuan tugas.

Satgas itu diantaranya, Satgas I, deteksi terdiri dari Subsatgas Intelkam dan Subsatgas Binmas, Satgas II, preventif terdiri dari Subsatgas Sabhara, Subsatgas Lantas dan Subsatgas PAM Obvit, Satgas III, tindak terdiri dari Sat Brimob Polda NTT, Satgas IV Gakkum terdiri dari Subsatgas Reskrim, Subsatgas Res Narkoba, Satgas V Ditpolair, dan Satgas VI Bantuan terdiri dari Subsatgas Sarpras, Subsatgas Humas, Subsatgas Propam, Subsatgs TI dan Subsatgas Dokkes.

“Disamping satgas yang dibentuk dilibatkan juga tim Brimob sebagai tim sterilisasi dalam pelaksanaan pengamanan. Kiranya satgas yang dibentuk dapat bersinergi dengan tokoh masyarakat, agama dan pemangku lainnya yang terlibat agar kegiatan pengamanan dapat berjalan dengan baik dan optimal,” harap Artha.

Untuk pengamanan pesta perayaan paskah Polres Belu libatkan personil sebanyak 356 orang yang akan ditempati dalam kegiatan di seluruh gereja di Belu dan Malaka. Sedangkan bantuan kekuatan dari pol pp personil ada 147 orang, Dishub 20 orang, TNI satu palton dan akan di back up Brimob Detasemen. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top