HUKUM & KRIMINAL

Polda NTT Harus Back Up Usut Illegal Logging di Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Polda NTT harus mem-back up Polres Belu dalam pengusutan kasus illegal logging yang sementara terjadi di Malaka. Polda harus turun tangan karena diduga kuat melibatkan oknum aparat. Hal itu disampaikan Ketua Immala Kupang, Alfridus Pascalius Nahak kepada wartawan dari Kupang, Sabtu ( 19/3).

Alfridus Pascalius Nahak

Alfridus Pascalius Nahak

“Kita mendapatkan informasi bahwa pencurian kayu di Kecamatan Laenmanen dan Io Kufeu dilakukan secara besar-besaran, terorganisir dan tidak bisa disentuh hukum karena diduga kuat di back up oknum aparat Kepolisian. Kita juga mendapatkan informasi bahwa penebangan liar itu dilaksanakan oknum mantan napi, yang mengundang teman-teman mantan napi juga sehingga membuat warga takut melakukan teguran,” paparnya.

Informasi lain yang dihimpun jelasnya, selama melakukan penebangan para pekerja/pencuri dijaga oleh orang yang bersenjata. Yang jelas ini sebuah sindikat yang harus dibongkar dan diusut tuntas. Polisi sudah menangkap salah satu pelaku berikut barang bukti truk dan sensor serta kayu ditahan, tapi anehnya tersangka dan truknya dikeluarkan dan berkeliaran dilluar. Hal seperti ini tidak bisa didiamkan karena sangat mencederai hukum,” terangnya.

Keterlibatan oknum aparat polisi, berinisial HK, harus diusut tuntas, agar tidak menjadi mencederai rasa keadilan dan penegakan hukum. Oknum aparat yang terlibat supaya ditangkap dan diperiksa. Hukum harus ditegakkan dan tidak tebang pilih. Kalau mau tuntas Polda NTT harus turun tangan membentuk tim terpadu untuk pengusutan sehingga bisa tuntas.

“Jangan hanya tangkap pelaku yang kecil-kecilan, tetapi tangkap juga oknum aparat yang terlibat baik otaknya atau memback up aktifitas ilegal loging di Malaka,” pungkasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top