RAGAM

Pulangkan Murid, Tiga Guru SDI Oenaek Dilaporkan ke Bupati Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Kemelut di SDI Oenaek hingga kini belum berakhir. Riak-riak kecil yang terus terjadi, mengganggu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Sabtu (12/3) kemarin, tiga guru SDI Oenaek di Kecamatan Laenmanen, Malaka, Markus Un (Mantan kasek), Wilhelmina Bubu dan Wilhelmina Agatha Moi yang diduga kuat sebagai otak pemulangan murid sekolah, sehingga tidak ada proses KBM dilaporkan ke Bupati Malaka. Ketiga oknum guru itu juga dilaprkan telah mencoret dokumen sekolah berupa daftar hari guru. Terhadap aksi itu, kasek SDI Oenaek, Yohanis Bau mengambil tindakan tegas.

Tampak Kasek SDI Oenaek menunjukan dokumen sekolah yang dicoret para guru.

Tampak Kasek SDI Oenaek menunjukan dokumen sekolah yang dicoret para guru.

“Saya terpaksa melaporkan kejadian itu kepada Bupati dan Dinas PKPO Malaka karena ulah guru-guru yang tidak bertanggung jawab itu. Jumat (11/3) kemarin, ketiga oknum guru itu memulangkan semua siswa kelas I sampai Kelas VI kecuali siswa kelas II tidak dipulangkan dan tetap melakukan KBM hingga jam pulang sekolah. Saya tidak tahu alasan pemulangan siswa itu karena pada jam delapan pagi semua wali kelas memulangkan semua siswa kecuali siswa kelas II sehingga proses KBM lumpuh selama satu hari,” katanya.

Aksi mereka tidak sebatas itu jelasnya, tetapi melakukan aksi coret-coret dokumen sekolah seperti daftar hadir guru sehingga dokumen itu terlihat kotor. Sebagai kasek dirinya sangat sesalkan masalah itu, karena justru dilakukan oleh guru-guru senior yang seharusnya memberi contoh dan teladan bagi guru muda lainnya. “Saya sudah upayakan memanggil menyelesaikan apa yang terjadi, tetapi tidak digubris sehingga saya memilih melakukan laporan tertulis kepada pemerintah,” tandasnya. (boni).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top