RAGAM

Tiba di Belu, KASAD Mulyono Dikukuhkan Sebagai Ksatria Penjaga Perbatasan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono akhirnya menginjakan kaki di Belu, Perbatasan RI-RDTL. Saat tiba di Bandara AA. Bere Tallo, Kamis (31/3) pagi tadi, jenderal bintang empat itu, dikukuhkan sebagai Ksatria Penjaga Perbatasan Belu dan Malaka dengan Negara Timor Leste, saat melakukan kunjungan ke wilayah Belu perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Kasad dikukuhkan sebagai

Kasad dikukuhkan sebagai Ksatria Penjaga Perbatasan

Pantauan media ini, Kasad TNI Jenderal Mulyono bersama rombongan tiba di bandara A.A Bere Tallo menggunakan dua unit Helikopter dari Kupang. Kasad TNI serta rombongan diterima secara adat hase hawaka oleh tetuah adat dilanjutkan dengan penyambutan oleh Bupati Belu, Wabup Belu, Wabup Malaka, Pimpinan dan Anggota DPRD Belu, Sekda Belu serta Pimpinan Forkompinda SKPD Belu.

Selanjutnya dilakukan pengukuhan jenderal berbintang empat itu. Hal itu ditandai dengan dikenakannya perlengkapan pakaian adat Belu-Malaka dilanjutkan dengan pengalungan kain adat (tais) oleh Liurai Malaka Wehali, Dominikus Kloit Tei Sera dan penyerahan kelewang oleh Loro Lamaknen, Ignatius Kali.

Usai pengukuhan kepada awak media Kasad TNI Jenderal Mulyono menuturkan, dirinya sangat bangga dinobatkan sebagai ksataria penjaga perbatasan di wilayah Belu dan Malaka. “Saya merasa jadi warga yang lengkap. Ini satu budaya di Belu dan Malaka yang perlu dipertahankan,” ujar dia.

Tutur Mulyono, kunjungan dirinya ke perbatasan Belu ini merupakan yang pertama kalinya karena perbatasan Belu merupakan wilayah pembinaan teritorial. Dikatakan dirinya akan datangi Mako Satgas RI-RDTL Yonif 725/WRG guna memberikan arahan selanjutnya ke wilayah batas.

Baca Juga :   Bone Lau Pimpin BNN Kabupaten Belu. Pintu Perbatasan Rawan Penyelundupan Narkoba

“Pertama saya kunjungi satuan kemudian ke perbatasan Mota’ain untuk melihat apa yang dilakukan prajurit dan kondisinya separti apa, sehingga jadi bahan referensi untuk saya dalam pertemuan kedepan,” ujar dia.

Dijelaskan, program kunjungan kerja dirinya ke wilayah perbatasan Belu dan Timor Leste sudah dibuat sesuai kebijakan Presiden Jokowi sesuai program nawacita yang akan membangun dari wilayah batas menuju kota. “Tentunya situasi di perbatasan Belu harus aman dan kondusif,” pinta Mulyono. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top