RAGAM

Tidak Diupah, Karyawan Segel Kantor PDAM SoE

SOE, Kilastimor.com-PDAM TTS Berkecamuk. Puluhan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum milik Pemerintah Kabupaten TTS pada Kamis (31/3) menyegel kantor PDAM sebagai bentuk kekecewaan mereka, atas lambatnya pemilik perusahaan memenuhi kewajiban perusahaan berupa upah karyawan selama 2 bulan yang belum dibayar.

Tampak Pintu Kantor PDAM TTS Disegel karyawan perusahaan daerah tersebut.

Tampak Pintu Kantor PDAM Soe, disegel karyawan perusahaan daerah tersebut.

Pantauan media dikantor PDAM SoE Kamis (31/3) dimana pintu masuk ke ruang kantor dipalang dengan menggunakan kayu usuk dan dipaku mati. Hal tersebut juga terjadi pada pintu samping kantor tersebut juga dipalang dengan kayu usuk dan dipaku mati. Tidak ada satu karyawanpun yang berada didalam kantor PDAM. Semuanya berada diluar halaman kantor sambil menunggu jawaban pemilik perusahaan dalam hal ini Bupati TTS Ir. Paul V.R Mella.

Karyawan PDAM meminta agar pemerintah daerah untuk segera menyikapi permasalahan di PDAM seperti, tidak adanya direktur PDAM baik definitif maupun pelaksana tugas (plt) direktur. Berikutnya adalah pihak PLN sudah memutuskan sambungan aliran listrik pada pompa sumber air Nifuhuki (pompa pada sumur 1 dan sumur 2) dan air Oenasi. Point ketiganya adalah gaji pegawai/karyawan PDAM yang berjumlah 63 orang sudah 2 bulan belum dibayar dan tuntutan yang terakhir adalah ada pegawai yang sudah pensiun namum belum diberikan Surat Keputusan Pensiun karena tidak ada direksi yang bertanggung jawab.

Baca Juga :   97 KK Miskin di Desa Wehali, Malaka Dapat Bantuan Listrik Gratis

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top