HUKUM & KRIMINAL

Vonis Berat Pembunuh Engeline, Hakim Mampu Wakili Luka Masyarakat

JAKARTA, Kilastimor.com-Putusan berat Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang memvonis Margriet C Megawe, terdakwa kasus pembunuhan Engeline, 9, dengan pidana penjara seumur hidup, mampu mengobati perasaan luka di hati masyarakat. Karena tidak bisa dipungkiri, kekerasan terhadap anak apalagi sampai mengakibatkan terjadinya kematian, tidak hanya menimbulkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat luas.

 Lies Sulistiani

Lies Sulistiani

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Lies Sulistiani mengatakan, vonis seumur hidup paling tidak bisa menimbulkan efek jera bagi pelaku, maupun efek pencegahan bagi siapapun yang berniat melakukan kekerasan terhadap anak. “Poinnya, bagaimana kita bisa meminimalisir kekerasan terhadap anak hingga menimbulkan kematian dan membuat luka di masyarakat, khususnya penderitaan bagi keluarga atau ibu kandungnya,” kata Lies, Senin (29/2).

Seperti diberitakan sejumlah media, selain memvonis Margriet C Megawe dengan pidana penjara seumur hidup, majelis hakim PN Denpasar yang diketuai Edward Haris Sinaga juga menjatuhkan vonis 10 tahun penjara bagi terdakwa pria asal Sumba, Agus Tae Hamda May, terdakwa kasus pembunuhan Engeline. Majelis hakim menganggap Agus terbukti membantu pembunuhan berencana yang dilakukan Margriet C Megawe terhadap Engeline pertengahan tahun lalu.

Baca Juga :   Esthon Foenay dipercaya PB Perkemi Pimpin Kontingen Indonesia ke AS

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top