EKONOMI

PDAM Kota Kupang Dapat Hibah 2.000 Calon Pelanggan

KUPANG, Kilastimor.com-PDAM Kota Kupang di tahun 2016 mendapat hibah pemasangan sambungan pipa air bersih secara gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 2.000 pelanggan. Saat ini sedang dilakukan verifikasi lapangan oleh tim dari pusat.
“Program prioritas yakni program hibah air minum bagi MBR di Kota Kupang di tahun 2016. Kami targetkan diatas 2.000 sambungan pipa air secara gratis kepada MBR. Sehingga saat ini sementara dilakukan verifikasi lapangan oleh tim dari pusat yang sudah dimulai sejak 16 April 2016,” kata Direktur PDAM Kota Kupang, Noldi DP. Mumu kepada wartawan dikantornya, Selasa (27/4).

Noldi Mumu

Noldi Mumu

Noldy menjelaskan, program hibah air minum ini sudah dilaksanakan sejak dua tahun terakhir yakni 2014-2015, tetapi tidak mendapatkan disubsidi penuh dalam pemasanganya dikenakan 50 persen dan sisanya disubsidi dari PDAM. Sehingga di tahun 2016 baru mendapat subsidi penuh.

Noldy mengatakan, program hibah air minum bagi MBR ini sudah masuk tahun ketiga bagi Kota Kupang. Untuk itu, nama-nama yang sudah dikirim sejak Januari ke pusat saat sementara dilakukan verifikasi lapangan oleh tim dari pusat dan hasil verifikasi dari tim dari pusat, akan mengeluarkan surat permohonan pemasangan. “Sekitar Juni 2016 sudah bisa dilakukan pemasangan gratis bagi MBR,” tuturnya.

Jumlah pelanggan PDAM Kota Kupang dengan pemasangan gratis nantinya, maupun umum, akan mengalami peningkatan signifikan yakni dari 8.700 pelanggan menjadi 12.000 pelanggan.

Baca Juga :   1.449 Warga Miskin di Belu Dimasukan dalam Peserta Jaminan Kesehatan APBD

Menurut Noldy, produksi air baku dengan melihat dari jumlah pelanggan yang ada minimal 1.200 liter per detik. Namun karena curah hujan kurang, maka hanya 400 liter per detik, sehingga mengalami devisit 800 liter perdetik. Langka alternatif yang diperlukan pembangunan Bendungan Kolhua yang sudah direncanakan tersebut. (ify)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top