RAGAM

18 Pedagang di Kota Betun Segera Direkolasi

BETUN, Kilastimor.com-Sebanyak 18 Pedagang yang berjualan didepan lapangan umum Betun segera direlokasi ke halaman masjid Kota Betun. Sementara penjual yang selama ini berjualan dipinggiran jalan kota Betun akan diarahkan ke pasar Bakateu. Hal itu disampaikan Sekretaris PPKAD Malaka, Aloysius Payong kepada wartawan usai bertemu 18 pedagang di Kantor Camat Betun, Sabtu (9/4).

Aloysius Payong

Aloysius Payong

“Selama dua hari terakhir Pemda Malaka bersama Danramil Betun dan sekcam Malaka Tengah melakukan sosialisasi dan setelah difasilitasi Pak Danramil maka semua pedagang itu mau direlokasi secara swadaya.Kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan pengurus Masjid sebagai pemilik lahan dan Ketua MUI Malaka serta 18 pedagang ternyata semuanya sangat mendukung rencana relokasi itu,” katanya.

Relokasi 18 pedagang itu katanya, dimaksudkan untuk memudahkan penataan lapangan umum kota Betun serta menjaga kerbersihan di wilayah kota Betun. Langkah itu ditempuh untuk menjawab realisasi program utama Bupati Malaka yakni menjaga kebersihan dan keindahan kota Betun kedepan.

Pedagang lain yang selama ini berjualan di depan toko Garuda dan Matador juga akan dipindahkan ke pasar tradsional Bakateu. Para penjual yang menempati lokasi sementara di halaman Masjid Betun akan menunggu penyelesaian pengerjaan pasar baru yang sementara dibangun.
“Kalau bangunan pasar selesai maka mereka akan dipindahkan ke lokasi pasar baru dan menempati tempat yang sudah disediakan pemerintah,” tandasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top