HUKUM & KRIMINAL

Anggota DPRD Malaka Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Proyek SMK Unggul Kobalima. Kerugian Negara Capai Rp 405 Juta

ATAMBUA, Kilastimor.com-Hasil audit pihak Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait pengembangan SMK Unggul di Kobalima dikantongi pihak kepolisian. Berdasarkan hasil audit, ditemukan adanya kerugian keuangan negara senilai Rp 405.108.381 dari pagu dana APBN sebesar Rp 4.957.000.000.
Hal itu disampaikan Kapolres Belu, AKBP. Dewa Putra Gede Artha melalui Kasubag Humas Ipda Muardi saat dihubungi media, Rabu (06/04/2016).

IPDA Muardi

IPDA Muardi

Menurut dia, hasil perhitungan BPKP sudah diterima pihak Polres Belu sejak 2 Februari lalu, dengan jumlah hitungannya. Terkait hal itu tim penyidik Polres Belu tengah menyiapkan hal-hal penting, sehubungan dengan proses penyelidikan dan penyidikan guna digelar kasusnya di Polda NTT dalam bulan April ini.

“Kasusnya akan di gelar di Polda NTT, tim penyidik akan melanjutkan proses hukum dengan memanggil dan memeriksa mantan Kepala SMKN Kobalima, Baltasar Manek yang sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak beberapa bulan lalu,” ujar dia.

Muardi mengaku, mantan Kepsek yang juga sebagai anggota DPRD Malaka, BM telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut, setelah tim penyidik Polres Belu memeriksa 30 orang saksi yang berkaitan dengan penggunaan dana APBN terhadap proyek tersebut.
“Saksi-saksinya sudah kita mintai keterangan dan periksa yakni ada perencana, pengawas, tim pembangunan, tim pemeriksa barang serta tim verifikasi,” terang Maurdi.

Untuk diketahui, dana proyek pengembangan SMK unggul pada SMKN Raihenek, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Timor Barat Perbatasan RI-RDTL tahun 2012 itu bersumber dari dana Kementerian Pendidikan Subdit Direktorat Pembinaan SMK dengan total dana senilai Rp 4.957.000.000. Dana tersebut dipergunakan untuk membiayai kegiatan fisik dan non fisik pada SMKN Raihenek seperti pengadaan peralatan laboratorium dan jasa konstruksi. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top