RAGAM

BWS Nusa Tenggara II Intervensi Anggaran ke Malaka Senilai Rp 40 Miliar

BETUN, Kilastimor.com-Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II pada tahun 2016 ini mengalokasikan anggaran sebanyak Rp 40 miliar untuk pembangunan di Kabupaten Malaka. Alokasi anggaran itu untuk mengerjakan berbagai kegiatan di asungai, embung, air tanah dan irigasi yang dikemas dalam delapan paket proyek. Hal itu disampaikan Satker PJSA melalui PPK Sungai dan Pantai BWS Nusa Tenggara II, Pahlawan Perang kepada wartawan dari Kupang, Rabu (20/4).

Pahlawan Perang

Pahlawan Perang

“Kepala BWS Nusa Tenggara II sudah menyampaikan hal itu kepada Bupati Malaka melalui surat. Kita harapkan semua program yang sudah dicanangkankan masuk Malaka bisa dikerjakan sesuai rencana karena hampir semuanya sudah ditenderkan,”

“Tahun ini kita melakukan penanganan sungai Benenain khususnya jalur Haitimuk. Dalam perubahan anggaran tahun ini, kita akan perjuangkan anggaran untuk penanganan di Desa Sikun-Oan Mane dan Motaulun untuk mengatasi kejadian luar biasa yang akan terjadi. Kita harus proteksi tempat-tempat itu untuk mengatasi kejadian luar biasa jika terjadi luapan banjir Benenain dari hulu sungai Benenain,” tandasnya.

Khususnya jalur sungai Benenain bagian kiri, Pemkab perlu melakukan join survey dengan BWS supaya dilakukan perencanaan bersama terkait penanganannya. Semua harus samakan persepsi terkait penanganan DAS Benenain. Pemda yang punya wilayah, jadi lebih tau kebutuhan disini. Dari survey itu, pemda bisa lakukan apa dan Balai bisa intervensi dibidang apa. Pemda bisa surati BWS supaya bisa merealisasikan rencana pertemuan diatas.

Baca Juga :   HUT ke-20 Kota Kupang, Wali Kota Ingin Dirayakan Secara Istimewa

Dalam pertemuan itu tambahnya, pemda perlu memaparkan apa yang perlu dilakukan pemda terkait penanganan DAS Benenain jalur kiri. Hal yang tidak dilaksanakan pemda akan ditindaklanjuti BWS. “Kita harapkan dalam penanganan Sungai Benenain perlu dilakukan dalam perencanaan yang menyeluruh terkait pekerjaan apa yang ditempatkan dibenain supaya menjadi bangunan permanen untuk mengeliminir luapan sungai Benenain,” tuntasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top