HUKUM & KRIMINAL

Kapolres Belu: Saya akan Tindak Tegas Oknum Polisi yang Backingi Pencurian Kayu di Malaka

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kapolres Belu, AKBP Dewa Putu Gede Artha mengancam akan menindak tegas jika ada oknum anggota Polisi yang diduga terlibat membackingi pencurian kayu jati illegal logging di kawasan hutan larangan Io Kufeu dan Laenmane, yang merupakan wilayah hukum Polsek Sasitamean, Kabupaten Malaka.
“Jika ada keterlibatan oknum anggota Polres, maka saya akan tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandas Artha yang konfirmasi media, Kamis (07/04/2016) di ruang kerjanya.

Kapolres Belu

Kapolres Belu

Menurut Artha, barang bukti kayu hasil pencurian dari kawasan hutan larangan itu sudah diangkut menggunakan tiga kendaraan truck dan telah diamankan ke Polres Belu, guna menyelamatkan kekayaan negara.

“Kasusnya sedang ditangani dan kini masih dalam tahap penyelidikan. Kita giat mendalaminya dan untuk pelaku masih kita cari data yang akurat untuk ungkap siapa pemilik modal, operator dan penadahnya,” ujar dia.

Akui Artha, dirinya tidak akan toleransi terhadap kasus pencurian kayu apalagi ada keterlibatan oknum anggota Polisi yang memback up pencurian kayu di kawasan hutan larangan tersebut.
“Kalau kelakukan perilaku oknum anggota tanpa perintah saya sebagai pimpinan maka akan saya tindak. Saya tidak akan toleransi soal kasus kayu, karena itu masalah merusak lingkungan hidup,” kata dia.

Lanjut Artha, hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polres dan tim masih mengumpulkan data-data terkait pencurian kayu jati di kawasan hutan lindung yang berjumlah sekira ratusan kubik itu. Demikian juga terkait kasus pencurian kayu di Lelowai dan Halisikun kini masih didalami.

“Belum ada titik terang terkait kasus pencurian kayu tersebut. Kita terus dalami kasusnya untuk ungkap para pelakunya,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top