HUKUM & KRIMINAL

Langka, Pemerintah Harus Tingkatkan Pengawasan Tata Niaga BBM. Asury: Diduga Ada Penimbunan

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Bagian Ekonomi Setda Malaka harus melakukan pengawasan di lapangan terkait penjualan BBM di SPBU dan APMS di Malaka. Pasalnya, BBM yang dijual cepat habis dan hilang di pasaran dan diduga disalahgunakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II, Ronaldo Asury di ruang kerjanya, Selasa (5/4).

Ronaldo Asury

Ronaldo Asury

“Kita sudah mendapatkan keluhan masyarakat terkait kekurangan BBM di lapangan terutama di SPBU dan APMS yang biasanya melayani masyarakat. Kita juga mendapatkan informasi bahwa ada penimbunan BBM oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menimbulkan kelangkaan BBM di Malaka,” bilangnya.

Pihaknya katanya, akan berkoordinasi dengan pemerintah khususnya Bagian Ekonomi Setda Malaka sebagai mitra Komisi II, supaya melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan serta mengambil langkah-langkah penting untuk mengatasi kelangkaan BBM.

Terpisah, Kabag Ekonomi Setda Malaka, Johanes Bernando Seran kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (5/4) mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan semua tim untuk melakukan pengawasan di lapangan. “Tim kita dari Bagian Ekonomi sudah melakukan pengawasan di lapangan. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Polsek Betun untuk melakukan pengawasan di lapangan dan bagi mereka yang terlibat tindak pidana terkait urusan BBM, supaya diproses hukum karena sangat merugikan masyarakat,” tandasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top