RAGAM

Minimalisir Banjir ke Pemukiman, Tanggul Mota Babulu Perlu Dibangun Pemerintah

BETUN, Kilastimor.com-Mota (Sungai) Babulu di Kecamatan Kobalima Timur perlu mendapatkan penanganan pemerintah guna mengeliminir dampak banjir yang selalu menerjang warga di wilayah itu. Pemerintah Kecamatan Kobalima Timur dan Pemerintah Desa Alas Selatan siap membantu proses pembebasan lahan guna merealisasikan rencana diatas.
Hal itu disampaikan Camat Kobalima Timur, Marsel K.Berek kepada wartawan disela acara sosialisasi kegiatan pembangunan bronjong di wilayah perbatasan oleh BWS Nusa Tenggara 2 di Motamasin-Desa Alas Selatan belum lama ini.
“Tadi dalam kegiatan sosialisasi masyarakat dan pemerintah desa dan Kecamatan meminta Balai Wilayah Sungai untuk memperhatikan masalah itu karena setiap tahunnya sering terjadi banjir yang berdampak langsung kepada masyarakat” katanya.

Tim BWS NTT dan Kecamatan Kobalima Timur, Malaka. pantau Mota Babulu.

Tim BWS NTT dan Kecamatan Kobalima Timur, Malaka. pantau Mota Babulu.

“Tiap tahun dua dusun yakni Dusun Trans Metamauk dan Dusun Metamauk yang terkena dampak banjir di Mota Babulu. Sebanyak 337 KK pada kedua dusun diatas yang terkena banjir setiap tahun. Kita minta supaya ada pembangunan tanggul atau bronjong disana sehingga ancaman banjir tiap tahun berkurang,” bilangnya.

Pemerintah kecamatan paparnya, siap melakukan pembebasan lahan terkait rencana itu dan dalam waktu dekat akan diusulkan proposal kepada pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai supaya diperjuangkan.

PPK Sungai dan Pantai Bnusa Tenggara II, Pahlawan Perang dalam kesempatan itu mengatakan pihaknya baru mengetahui kondisi itu berdasarkan laporan masyarakat dalam acara sosialisasi itu.
“Kita perlu mendapatkan informasi detail dari pemerintah setempat untuk dikomunikasikan ke pusat. Melalui data dan informasi itu kita akan melihat rencana pembangunan tanggul itu melindungi kepentingan apa. Apakah melindungi pemukiman penduduk, lahan pertanian, sarana jalan atau perbatasan negara. Kalau informasinya deatil dan ada usulan konkrit biasanya mendapatkan perhatian pemerintah pusat,” tandasnya. (boni)

Baca Juga :   Tumpangi Mobil Gerindra, FMP Malaka Bantah Ditunggangi
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top