EKONOMI

Namosain Penunggak Dana PEM Terbesar di Kota Kupang

KUPANG, Kilastimor.com-Dana PEM yang menjadi program prioritas Pemkot, bukan tanpa masalah. Dari 51 kelurahan di Kota Kupang yang mendapat kucuran Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) yang disalurkan melalui LPM, ternyata Kelurahan Namosain menjadi penunggak dana PEM terbesar. Nominalnya mencapai sekira Rp 109 juta dari total dana sebesar Rp 400 juta yang dihibahkan kepada kelurahan tersebut.
Demikian dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (BPEM) Kota Kupang, Felisberto Amaral kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (12/4).

Felisberto Amaral

Felixberto Amaral

Menurutnya, secara keseluruhan, ada beberap kelurahan yang menunggak dana PEM, tapi penunggak terbesar hanya ada pada Kelurahan Namosain, sedangkan kelurahan lain yang menunggak dana PEM, namun jumlahnya tidak seberapa.

Dia mengatakan, sejak dana PEM dikucurkan sejak tahun 2013 lalu, pihaknya selalu menjalankan sesuai dengan Keputusan Wali Kota Kupang Nomor 15A/KEP/HK/2013, tentang petunjuk pelaksanaan dan penggunaan dana PEM. Pemberian dana PEM telah membawa dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat penerima dana PEM di 51 kelurahan. Selain itu, kebanyakan kelurahan juga menunjukan progress pengelolaan dana yang kinerjanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan ada kelurahan yang sudah 6 kali melakukan pengguliran dana PEM yaitu, kelurahan Bonopoi, Penfui, Fatufeto, dan Oetete.

Meskipun begitu, Kata Amaral, dirinya mengakui masih ada beberapa kelemahan-kelemahan, yang harus diperbaiki dalam penyaluran dana PEM, seperti jumlah dana yang diberikan tidak sebanding dengan jenis dan besaran usaha warga. (lan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top