EKONOMI

Pemkab Belu Bakal Gunakan Dana Tak Terduga Tangani Dampak Kekeringan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Belu (Pemkab) Belu menggelar rapat bersama SKPD guna membahas masalah kekeringan yang melanda Belu, yang dapat berdampak buruk pada produktifitas pertanian. Rapat tersebut digelar di Lantai I Kantor Bupati Belu, Kamis (21/04/2016).

Remigius Asa

Remigius Asa

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Belu Remigius Asa kepada media ini, Jumat (22/04) mengatakan, rapat yang dipimpin Bupati Belu, Willy Lay, secara khusus membahas kekeringan dan dampaknya serta langkah-langkah yang akan ditempuh oleh pemerintah. Hasil rapatnya Pemkab siap melakukan intervensi baik itu menggunkan dana tak terduga maupun bantuan natural bersama beras cadangan pemerintah (BCP).

“Pak Bupati telah menunjuk kepala Badan Ketahanan Pangan bersama SKPD terkait Pertanian, Peternakan, Sosial dan Bagian Ekonomi untuk menyiapkan draf pilihan alternatif. Kita menggunakan bantuan langsung natural atau menggunakan dana tak terduga yang ada di kas daerah,” ujar dia.

Lanjut Asa, kekeringan yang melanda NTT termasuk wilayah Belu merupakan dampak dari el nino yang mana menyebabkan tanaman padi para petani gagal panen. Sementara itu untuk tanaman jagung yang telah ditanam semua berhasil dipanen, meski pasokan airnya kurang.

“Untuk pengembangan padi periode Oktober-Maret tahun 2015-2016 kita baru capai 3.142 ha dari sasaran 5.176 ha atau 62,22%, sedangkan untuk jagung ada 12.752 ha dari target 9.389 dan justru over target 3.362 ha. Soal tingkat produktifitas, kita menunggu dari BPS,” urai Asa. (yan)

Baca Juga :   51 Mahasiswa PPKHB asal Malaka Diwisudakan di Undana Senin Besok
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top