RAGAM

Proyek Irigasi Pemprov NTT di Obor, Belu, Tidak Berfungsi dan Mubazir

ATAMBUA, Kilastimor.com-Saluran irigasi Obor yang dibangun di Desa Leontolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, tidak berfungsi sampai saat ini.
Demikian hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Belu, Rudy Karlos Buok kepada media ini saat ditemui, Senin (11/04/2016) di Kantor.

Inilah kondisi irigasi di Obor, Belu yang mubazir.

Inilah kondisi irigasi di Obor, Belu yang mubazir.

Menurut Bouk, tidak berfungsinya saluran Obor itu dikarenakan letak salurannya yang tidak setara dengan kali atau saluran tersebut lebih tinggi dari bantaran kali.

“Memang air tidak bisa mengalir karena posisi kali dibawah sedangkan saluran diatas. Saluran irigasi obor itu merupakan proyek provinsi,” ujar dia.

Selain itu jelas Bouk, pintu saluran irigasi tersumbat akibat tertutup material pasir. Belum lama ini, dilakukan pengerukan, namun pintunya tidak diperbaiki. Diakui pihaknya telah mengambil data saluran irigasi dan laporannya sudah disampaikan ke provinsi karena itu merupakan tanggungjawabnya.
“Selama ini kami sudah ikuti, kalau dikerjakan APBD II pasti sudah selesai, tapi ini APBD I jadi tanggungjawab provinsi.

Sebaiknya kata dia, Pemprov NTT hibahkan ke Kabupaten Belu, jika tidak mampu pengelolanya. Dengan hibah, muda untuk intervensi anggarannya,” harap Bouk.

Bersamaan, anggota DPRD Belu Dapil III, Theo Manek mengatakan, Obor merupakan salah satu sentra produksi yang berada di wilayah Kabupaten Belu. Saluran tersebut mengaliri sekitar 750 hektar sawah untuk 5 desa disekitarnya.

“Ini sangat dibutuhkan masyarakat petani dan kita berterimakasih ke pemerintah propinsi karena sudah menbangunnya, tapi belum menyentuh langsung ke karena tidak berfungi mengairi persawahan,” ujar dia.

Manek berharap, adanya perhatian serius dan tindak lanjut dengan laporan terkait kondisi saluran Obor, sebab itu menyentuh langsung dengan kebutuhan masyarakat di daerah Sukabitetek. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top