HUKUM & KRIMINAL

Teguk Miras Oplosan, Dua Warga Belu Tewas dan Tujuh Lainnya Sekarat

ATAMBUA, Kilastimor.com-Diduga mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan dua orang warga Weklekat, Lahurus, Desa Lakanmau, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, Timor Barat, tewas dan tujuh orang lainnya sekarat.

Korban tewas atas nama Simon Asten dan Yohanes Mau, sementara tujuh korban yang sekarat langsung dibawa keluarga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD, Atambua, untuk mendapat perawatan medis secara intensif, Selasa (12/04/2016) sekitar pukul 17.00 Wita.

Salah satu korban miras oplosan sedang dirawat intensif.

Salah satu korban miras oplosan sedang dirawat intensif.

Ditemui di ruang IGD, korban Aloysius Mau yang dirawat kepada media mengisahkan, kejadian bermula saat para korban usai melakukan acara panen jagung, kemudian disuguhkan minuman keras pemilik kebun.

Namun, lanjut dia dirinya tidak menyangka usai mengkonsumsi minuman itu dirinya merasa pusing dan mual hingga muntah-muntah dan tidak sadarkan diri hingga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Terkait hal itu, Dokter Robert yang menangani korban di IGD menuturkan, dari hasil pemeriksaan pasien diketahui mengkonsumsi minuman keras yang diduga merupakan minuman oplosan. Sehingga mengakibatkan para warga harus dirawat secara intensif.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun dari Alfred kerabat korban menuturkan, miras yang dikonsumsi korban itu dibeli di Pasar Lahurus pada Minggu (10/4/2016) lalu. Kemudian pada Senin (11/4/2016) miras tersebut dikonsumsi secara beramai-ramai saat acara panen jagung di kebun.

“Habis minum para korban langsung muntah-muntah. Korban meninggal tadi pukul 10.00 wita itu om saya, setelah itu disusul kakek saya meninggal pukul 17.00 wita. Sementara yang lainnya langsung dilarikan ke rumah sakit Atambua,” terang dia.

Pantauan media, meski telah mendapat perawatan intensif, ketujuh pasien korban itu masih terbaring lemas dan muntah-muntah.

Kasus dugaan miras oplosan maut tersebut, kini masih ditangani pihak Kepolisian Belu. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top