RAGAM

2.000 Guru di Kota Kupang akan Dialihkan ke Pemprov NTT

KUPANG, Kilastimor.com-Pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan dialihkan kepada Pemerintah Provinsi dari kabupaten/kota. Khusus untuk Kota Kupang, sebanyak 2000 guru yang mengabdi pada SMA dan SMK akan dialihkan ke Pemerintah Provinsi NTT.

Jerhans Ledoh

Jerhans Ledoh

“Soal pengelolaan SMA sederajat ke Provinsi, sesuai UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang akan diberlakukan pada Oktober 2016 ini. Maka sebanyak 2000 guru yang mengabdi pada SMA dan SMA di Kota Kupang bakal eksodus ke Provinsi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Jerhans Ledoh kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Senin (23/5).

Jerhans mengatakan, secara keseluruhan ada sebanyak 4.000 lebih guru di Kota Kupang, dan 2000 diantaranya merupakan guru-guru yang mengajar pada SMA dan SMK. Ketika pengalihan terjadi pada oktober mendatang, maka para guru juga akan ikut dialihkan, baik itu yang sudah bersertifikasi maupun belum bersertifikasi.

“Sementara menyangkut tenaga honor masih akan dibahas antara pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Provinsi NTT,” ujarnya.

Disinggung soal aset-aset yang ada, Jerhans mengaku, saat ini Dinas Pendidikan bersama pemerintah Kota Kupang dalam hal ini bagian yang mengurus soal aset, tengah mendata semua aset-aset yang ada, sehingga ketika penyerahan dilakukan tdak ada lagi polemik.

“Pendataan ini hanya bersifat sementara karena masih banyak daerah yang melayangkan Judicial Review soal masalah pengalihan tersebut. Pemerintah Kota Kupang sebenarnya juga agak keberatan dengan aturan ini, namun semua keputusan ada pada pemerintah pusat sehingga apapun keputusannya pemerintah Kota Kupang siap mengikutinya,” jelas Jerhans. (ify)

Baca Juga :   Marianus-Emi Jadi Pendaftar Ketiga di KPU NTT
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top